Kompas.com - 24/09/2021, 22:32 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas

SAMARINDA, KOMPAS.com – Polisi menemukan jasad tersisa tulang belulang di Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan poros Samarinda-Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (23/9/2021).

Jasad tersebut rupanya seorang perempuan usia 25 tahun yang dilaporkan keluarganya hilang sejak 6 September 2021. Sejak kehilangannya, foto korban tersebar ramai di media sosial.

Keluarga meminta siapa pun yang melihat keberadaan korban agar diberitahu.

 Baca juga: Sempat Hilang, Pemanah Ikan di Gili Trawangan Ditemukan di Dasar Laut

Namun, 16 hari kemudian, korban ternyata dibunuh sang pacar. Penemuan titik korban berdasarkan petunjuk pelaku.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudy mengatakan, saat itu pelaku berinisial RS mengajak jalan korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka sedang jalan berdua, pacaran. Pelaku membawa korban jalan menggunakan mobil perusahaan,” ungkap dia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/9/2021).

Pelaku bekerja sebagai sopir di salah satu perusahaan. Saat keduanya memutar ke sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda, korban tiba-tiba ditusuk pelaku menggunakan pisau.

Dua tusukan terjadi saat keduanya melintas di Jalan Kadrie Oening Samarinda menuju arah Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Selain ditusuk, korban juga disikut hingga tak berdaya dalam mobil.

"Motif pelaku ngakunya sedang kekurangan finansial. Akhirnya nekat mencuri barang pacarnya sendiri," terang dia.

Baca juga: Sempat Hilang, Sepeda Brompton Milik Mantan Rektor UNY Dikembalikan oleh Pencuri 

Pelaku membawa korban dengan kondisi tak berdaya lalu membuangnya di  Poros Samarinda-Tenggarong.

"Korban dilempar dari mobil keadaan korban sudah sekarat malam sekitar jam 8," terang dia.

Sebelum jasad korban dibuang, pelaku mengambil sejumlah perhiasan emas yakni, kalung, cincin dan lainnya. Ponsel dan uang korban pun turut diambil.

Saat ini, Dovie bilang pemeriksaan terhadap pelaku sedang berjalan. Sehingga ia belum mendetailkan duduk perkara lokasi korban dijemput dan fakta-fakta lainnya.

Pelaku RS diamankan setelah polisi menemukan sejumlah petunjuk mengarah ke orang terakhir yang ditemui korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.