Kompas.com - 04/09/2021, 15:11 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Posramil Kisor Persiapan Kodim 1808/Maybrat di Distrik Aifat Selatan, Papua Barat, diserang sekelompok orang, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Akibat peristiwa itu, empat anggota TNI gugur. Para korban yaitu Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan, pelaku penyerangan Posramil Kisor diduga dilakukan Kelompok Separatis Teroris.

"Kamis (2/9/2021) dini hari terjadi penyerangan terhadap Pos Koramil Persiapan Distrik Maybrat Selatan, diduga ini dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris yang menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan anggota kami empat orang gugur, dua luka dan lima orang selamat," ujarnya, Kamis.

Baca juga: 4 Prajurit TNI Gugur Diserang di Papua Barat, Pelaku adalah Kelompok Separatis Teroris

Insiden penyerangan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIT.

Suasana ketegangan dirasakan oleh dua perawat Nusantara Sehat yang bertugas di Puskesmas di Aifat Selatan.

Salah seorang perawat, Murni, menuturkan, dia sempat ketakutan saat ada seorang anggota TNI mengetuk pintu.

Anggota tersebut datang dalam kondisi terluka dan berniat meminta pertolongan.

"Saya pikir orang sana yang mengetuk pintu jadi kami tidak jawab kemudian anggota TNI itu sampai mendorong pintu dan meminta pertolongan kepada perawat kami saat masuk rumah korban sudah tidak berdaya akibat luka di sekujur tubuhnya,” ucapnya.

Baca juga: Kisah Pratu Iqbal Lolos dari Maut Saat Pos Koramil Kisor Diserang: Melompat ke Sungai Saat Ditembaki

Rekan Murni, Gunat, menceritakan detik-detik penyerangan Posramil Kisor.

Dini hari itu, dia mendengar suara orang berlari. Beberapa saat kemudian terdengan bunyi tembakan. Selepas jeda, dia mendengar tembakan lagi.

"Tapi saya tidak tau bunyi tembakan dari arah mana karena saat itu kondisi tiba-tiba mulai ramai," tuturnya.

Baca juga: Posramil Kisor Diserang, 4 Prajurit TNI Gugur, Kapolda Papua Barat: Ini Tindakan Biadab

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir 1 Meter Terjang Warga di Bantaran Kali Jenes Solo, Ini Janji Gibran

Banjir 1 Meter Terjang Warga di Bantaran Kali Jenes Solo, Ini Janji Gibran

Regional
Stok Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 Per Liter di Boyolali Dijamin Aman

Stok Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 Per Liter di Boyolali Dijamin Aman

Regional
3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Regional
Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Regional
Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Regional
Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Regional
Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Regional
Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Regional
Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Regional
Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Regional
Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Regional
Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Regional
Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.