Kompas.com - 10/08/2021, 15:37 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi menerima bantuan dari Panglima TNI untuk penanganan Covid-19 Foto: Diskominfo SumbarGubernur Sumbar Mahyeldi menerima bantuan dari Panglima TNI untuk penanganan Covid-19

PADANG, KOMPAS.com - Bantuan untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) terus berdatangan.

Setelah dari Presiden Joko Widodo, bantuan kali ini datang dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berupa 50 unit konsentrator oksigen.

Datang menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara, Hercules C-130 bernomor register A-1319 dari Halim Perdanakusuma ini mendarat tepat pukul 12.45 WIB di Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (10/8/2020).

Baca juga: Gubernur Sebut Ketersediaan Oksigen Menjadi Kendala Penanganan Covid-19 di Sumbar

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, yang menjemput langsung bantuan ini di Bandara Internasional Minangkabau, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panglima TNI atas bantuan oksigen yang diberikan.

"Ketersediaan oksigen memang menjadi salah satu fokus utama Satgas Covid-19 di Sumbar. Oleh karena itu, bantuan Panglima TNI ini begitu besar artinya bagi kami di Sumatera Barat, sambil kita atasi juga di sektor hulunya dengan menerapkan disiplin prokes di setiap daerah," kata Mahyeldi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Cerita Gubernur Sumbar Ditelepon Jokowi, Curhat Susah Oksigen, Langsung Diberi Bantuan 100 Konsentrator, Obat, dan Vaksin Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahyeldi menjelaskan bahwa kebutuhan oksigen di semua rumah sakit di Sumatera Barat hampir mencapai 22 ton per hari.

Kebutuhan ini berhadapan dengan pasokan yang hanya berkisar 9 ton per hari.

"Alhamdulillah. Di tengah keterbatasan kita akan pasokan oksigen, pemerintah pusat melalui Presiden, TNI, Kementerian Kesehatan dan lembaga lainnya memberikan kita kelapangan. Ini akan menjadikan penanganan Covid-19 di Sumbar semakin baik. Terima kasih. Terkhusus bagi TNI," kata Mahyeldi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang turut mendampingi gubernur, menyampaikan bahwa 50 unit konsentrator oksigen ini nantinya akan langsung didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan.

"Bantuan ini nantinya akan segera kita distribusikan setelah berkoordinasi dengan Denkesyah dan Korem 032 Wirabraja," kata Arry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bau Menyengat di Kebun Bambu Karawang Ternyata Berasal dari Jasad Pelajar SMK

Bau Menyengat di Kebun Bambu Karawang Ternyata Berasal dari Jasad Pelajar SMK

Regional
Pelaku Penganiayaan Anak Disabilitas Yatim Piatu di Sukabumi Terancam 5 Tahun Penjara

Pelaku Penganiayaan Anak Disabilitas Yatim Piatu di Sukabumi Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kawasan Manado Town Square Diterjang Banjir Rob, Warga Malah Menonton Ombak

Kawasan Manado Town Square Diterjang Banjir Rob, Warga Malah Menonton Ombak

Regional
Gelombang Pasang Rusak 57 Rumah di Kotabaru Kalsel

Gelombang Pasang Rusak 57 Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Soal Sekolah Libur atau Tidak Selama Periode Nataru, Disdik Solo Masih Tunggu Keputusan Pemerintah

Soal Sekolah Libur atau Tidak Selama Periode Nataru, Disdik Solo Masih Tunggu Keputusan Pemerintah

Regional
Percakapan Agen Asuransi dan Nasabah Diusulkan Direkam, Jadi Bukti Aduan ke OJK Jika Ada Sengketa

Percakapan Agen Asuransi dan Nasabah Diusulkan Direkam, Jadi Bukti Aduan ke OJK Jika Ada Sengketa

Regional
Bupati Bantul Berharap Ibu dari Pemuda yang Jual Perabotan Cabut Laporan Polisi

Bupati Bantul Berharap Ibu dari Pemuda yang Jual Perabotan Cabut Laporan Polisi

Regional
Rumah, Kapal, dan Bagan Nelayan Hancur Diterjang Rob, Warga Polewali Mengungsi

Rumah, Kapal, dan Bagan Nelayan Hancur Diterjang Rob, Warga Polewali Mengungsi

Regional
Aduan Perilaku 'Debt Collector' Mendominasi Sepanjang 2021, OJK: Karena Banyak yang Pinjam ke Pinjol Ilegal

Aduan Perilaku "Debt Collector" Mendominasi Sepanjang 2021, OJK: Karena Banyak yang Pinjam ke Pinjol Ilegal

Regional
Tak Punya Uang untuk Sewa PSK Online, Pria di Bali Nekat Gadaikan Motor Teman

Tak Punya Uang untuk Sewa PSK Online, Pria di Bali Nekat Gadaikan Motor Teman

Regional
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Pasang yang Munculkan Rob di Sulut

BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Pasang yang Munculkan Rob di Sulut

Regional
Ancam Sebar Data Pribadi Nasabahnya, 2 Pegawai Pinjol Ilegal Ditangkap

Ancam Sebar Data Pribadi Nasabahnya, 2 Pegawai Pinjol Ilegal Ditangkap

Regional
Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru, Pramuka Jatim Kirim Pakan Ternak dan Dokter Hewan

Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru, Pramuka Jatim Kirim Pakan Ternak dan Dokter Hewan

Regional
Jembatan Gladak Perak Bakal Dibangun Lagi, Butuh Biaya Sekitar Rp 100 Miliar

Jembatan Gladak Perak Bakal Dibangun Lagi, Butuh Biaya Sekitar Rp 100 Miliar

Regional
Bandara Tebelian Sintang yang Akan Diresmikan Jokowi, Dibangun 2011 dan Telan Biaya Rp 580 Miliar

Bandara Tebelian Sintang yang Akan Diresmikan Jokowi, Dibangun 2011 dan Telan Biaya Rp 580 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.