270 Dokter di Surabaya Terpapar Covid-19, Mahasiswa Kedokteran Diajak Jadi Relawan Kesehatan

Kompas.com - 14/07/2021, 14:53 WIB
Wakil Wali Kota Armuji Saat Melakukan Rakor Daring dengan RT dan RW Zona Merah, Selasa (6/7/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISWakil Wali Kota Armuji Saat Melakukan Rakor Daring dengan RT dan RW Zona Merah, Selasa (6/7/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, terdapat usul untuk merekrut mahasiswa kedokteran sebagai relawan kesehatan.

Usul tersebut muncul dalam rapat koordinasi secara daring bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya, BPOM, Distributor Obat, dan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), serta Forkopimda untuk membahas penanganan medis kota Surabaya.

Perwakilan IDI Surabaya dr Brahmana Askandar menyampaikan, bahwa hingga saat ini 270 dokter terpapar Covid-19.

"Kami menangkap usulan dari berbagai masukan, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk, di antaranya menyiapkan relawan yang direkrut dari mahasiswa semester akhir Fakultas Kedokteran atau STIKES," kata Armuji, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Demo Tolak Otsus Papua Dibubarkan, 23 Mahasiswa Ditahan Polisi

Armuji mengatakan, per Selasa (13/7/2021) kemarin, pertambahan jumlah kasus infeksi Covid-19 di Surabaya mencapai 1.624 kasus. Sehingga kasus aktif menjadi 2.275 orang.

Namun, kata Armuji, ada hal positif yang membangkitkan optimisme penanganan Covid-19 di Surabaya, yaitu angka kesembuhan harian mencapai angka tertinggi dengan 729 orang sembuh pada hari Selasa kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, kata Armuji, Pemerintah Kota Surabaya telah mengoptimalkan pelayanan di 63 puskesmas hingga 24 jam untuk melayani pasien yang isolasi mandiri atau warga dengan gejala Covid-19.

"Jadi, harapannya nanti relawan kesehatan akan dapat membantu pelayanan di puskesmas-puskesmas, tentunya kami (Pemkot) akan berkonsultasi dengan kementerian kesehatan, Fakultas Kedokteran dan STIKES yang ada di Kota Surabaya," tutur Armuji.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil dan Sejarah Kota Blitar

Profil dan Sejarah Kota Blitar

Regional
Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Diduga karena Bakteri Salmonella

Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Diduga karena Bakteri Salmonella

Regional
Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Regional
Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Regional
Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Regional
Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Regional
Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Regional
Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Regional
Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Regional
Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Regional
Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Regional
Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Regional
Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Regional
Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Regional
Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.