Kota Medan Terapkan PPKM Darurat Mulai 12 Juli, Warga Luar Kota Dibatasi Masuk

Kompas.com - 09/07/2021, 19:08 WIB
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bertemu dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk membahas situasi terkini penanganan Covid-19. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIGubernur Sumut, Edy Rahmayadi bertemu dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk membahas situasi terkini penanganan Covid-19.

MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat untuk 15 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali. Kota Medan, Sumatera Utara menjadi salah satu daerah yang menerapkan PPKM Darurat itu mulai 12-20 Juli mendatang.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengungkapkan, dengan pemberlakuan PPKM Darurat itu, dia akan segera berkomunikasi dengan beberapa daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Medan.

"Kita informasikan kepada kabupaten/kota tetangganya Kota Medan untuk juga melakukan bersama-sama mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penumpukan di Kota Medan sampai 20 Juli," kata Edy usai rapat virtual dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di rumah dinas gubernur di Medan, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Walkot Bobby Segel Mal Centre Point, Mal Terbesar di Medan, gara-gara Tunggak Pajak Rp 56 M

Edy menyebutkan, penerapan PPKM Darurat di Medan sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran Covid-19 varian Delta.

Varian baru yang pertama kali ditemukan di India ini disebut-sebut paling berbahaya kerena penularannya paling cepat dibanding vasian lain.

"Untuk itu ada tindakan khusus dikeluarkan dari Jakarta untuk dilakukan penyekatan yang disebut PPKM darurat," kata Edy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Walkot Bobby Akan Batasi Warganya untuk Wisata ke Luar Daerah Medan

Aturan PPKM darurat Medan belum dirinci

Edy sendiri belum merinci soal aturan yang bakal diterapkan di Medan selama pemberlakuan PPKM Darurat. Yang pasti, kegiatan di masyarakat, termasuk di perkantoran, tempat usaha dan tempat-tempat publik akan dibatasi secara luas biasa.

Warga dari luar kota juga akan dibatasi. Lima pintu masuk dari daerah tetangga akan diawasi ketat.

Begitu juga pada puncak perayaan Idul Adha pada 20 Juli mendatang. Umat Islam diminta untuk tidak menjalankan salat Id berjamaah di masjid atau di lapangan.

Takbir keliling juga dilarang. Warga diminta untuk salat di rumah masing-masing. "Salat jemaah pada Idul Adha tak boleh, di rumah masing-masing," tegas Edy.

Prosesi kurban tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Pihak penyelenggara kurban juga harus bisa memastikan tidak ada antrean panjang penerima kurban.

"(Daging kurban) Diantar. Libatkan Kepling, Babinsa, Babinkamtibas," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjadi Lagi, 4 Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

Terjadi Lagi, 4 Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

Regional
Dishub DIY Bakal Uji Coba Pemeriksaan Sertifikat Vaksin Bus Pariwisata

Dishub DIY Bakal Uji Coba Pemeriksaan Sertifikat Vaksin Bus Pariwisata

Regional
Sandiaga Siapkan Paket Wisata Nakes, Bentuk Apresiasi dan Genjot Pemulihan Ekonomi

Sandiaga Siapkan Paket Wisata Nakes, Bentuk Apresiasi dan Genjot Pemulihan Ekonomi

Regional
Investasi Fiktif Guru Madrasah Tipu Ratusan Warga Bogor hingga Rp 23 Miliar

Investasi Fiktif Guru Madrasah Tipu Ratusan Warga Bogor hingga Rp 23 Miliar

Regional
Bus Sugeng Rahayu Ringsek Usai Tabrak Truk Kontainer di Kulon Progo, 2 Orang Tewas

Bus Sugeng Rahayu Ringsek Usai Tabrak Truk Kontainer di Kulon Progo, 2 Orang Tewas

Regional
Razia Narkoba di Lapas Tasikmalaya, Petugas Malah Temukan Gunting dan Paku

Razia Narkoba di Lapas Tasikmalaya, Petugas Malah Temukan Gunting dan Paku

Regional
Seorang Pria di Bali Ditangkap Setelah Curi 9 Celana Dalam, Polisi: Dijadikan sebagai Fantasi

Seorang Pria di Bali Ditangkap Setelah Curi 9 Celana Dalam, Polisi: Dijadikan sebagai Fantasi

Regional
'Kiwirok Kosong karena Masyarakat Ketakutan dengan KKB'

"Kiwirok Kosong karena Masyarakat Ketakutan dengan KKB"

Regional
Kapolda Sulteng soal Sisa Anggota MIT: Masih Bersenjata, Masih Banyak Bom

Kapolda Sulteng soal Sisa Anggota MIT: Masih Bersenjata, Masih Banyak Bom

Regional
Curahan Hati Peternak Ayam Petelur: Harga Turun, Kami Tak Bisa Bayar Kredit Bank

Curahan Hati Peternak Ayam Petelur: Harga Turun, Kami Tak Bisa Bayar Kredit Bank

Regional
Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Regional
Unjung Rasa Hari Tani Diwarnai Aksi Saling Dorong Mahasiswa dan Polisi

Unjung Rasa Hari Tani Diwarnai Aksi Saling Dorong Mahasiswa dan Polisi

Regional
Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.