Viral, Video Penangkapan Pelaku Percobaan Pembunuhan Wartawan di Binjai, Diduga akibat Pemberitaan

Kompas.com - 27/06/2021, 15:09 WIB
Tangkapan layar video yang diunggah di akun Instagram @medabheadlines.news memperlihatkan penangkapan pelaku percobaan pembunuhan di pinggir jalan di Binjai. KOMPAS.COM/DEWANTOROTangkapan layar video yang diunggah di akun Instagram @medabheadlines.news memperlihatkan penangkapan pelaku percobaan pembunuhan di pinggir jalan di Binjai.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan dua orang pria diamankan personel polisi di pinggir jalan viral di media sosial. 

Tampak dalam video, seorang petugas membawa benda menyerupai senjata tajam.

Kedua orang yang diduga pelaku kejahatan itu lalu dibawa masuk ke dalam mobil. 

Video berdurasi 58 detik tersebut diunggah di akun Instagram @medanheadlines.news dan dilihat hingga 14.585 kali dengan puluhan komentar.

Video tersebut juga tersebar di sejumlah grup WhatsApp.

Pengunggah menulis dalam video itu 'Detik Detik Polisi Binjai Tangkap Pelaku Percobaan Pembunuhan pada Jurnalis.'

Tertulis juga dalam keterangannya, 'Ini detik-detik saat petugas Satreskrim Polres Binjai menangkap dua orang lelaki percobaan pembunuhan pada jurnalis media lokal Kota Binjai, Sumatera Utara'.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Baca juga: PPKM Medan dan 9 Daerah Lain di Sumut Diperpanjang

Polisi beri tembakan peringatan

Saat ditangkap, polisi terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk menggagalkan aksi pelaku. 

Kedua pelaku yang identitasnya belum diketahui itu pun tak berkutik saat diringkus di pinggir jalan. 

Tak hanya meringkus pelaku, polisi juga menyita barang bukti senjata tajam jenis parang  yang diduga akan digunakan untuk menganiaya korban MS. 

Berbekal informasi korban yang saat itu curiga telah dibuntuti, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Untuk kepentingan penyelidikan, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Binjai. 

 Baca juga: Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

 

Ilustrasi orang tak dikenalShutterstock Ilustrasi orang tak dikenal
Teror kepada jurnalis lokal

Sebelumnya pada 13 Juni 2021, MS yang berprofesi sebagai wartawan media lokal Kota Binjai mendapat aksi teror dari orang tak dikenal. 

Diduga rumah korban menjadi sasaran pelemparan bom molotov karena pemberitaan judi dan narkoba yang marak di wilayah hukum Polres Binjai. 

Hingga kini, polisi masih mengejar sejumlah pelaku lain yang telah diketahui keberadaannya.'.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizky Pratama membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Diduga penyerangan terhadap korban. Suruhan orang. (Penangkapan itu) Hari Jumat (25/6/2021). Masih ada (yang sedang dikejar)," katanya.  

Baca juga: Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Minta Kasusnya Tetap Diproses Hukum, Ini Alasannya

Dia pun membenarkan bahwa dalam penangkapan itu, polisi juga menyita senjata tajam dan batu.

Hanya saja, ketika dikonfirmasi mengenai apakah para pelaku diamankan terkait keterangan dalam unggahan bahwa pelaku hendak membunuh wartawan karena pemberitaan judi dan narkoba, pihaknya masih mendalaminya.

"Itu masih didalami," ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting mengatakan, penangkapan itu terkait kasus perbuatan yang dapat menghilangnya nyawa orang lain dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu sesuai pasal 340 Jo 53 KUHP.

Penangkapan itu juga atas laporan polisi No/B/415/VI/2021/SPKT/RES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/6/2021) sekitar pukul 17.40 WIB, korban sedang duduk-duduk di sebuah kafe di Jalan Hassanudin, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota.

"Tiba-tiba didatangi oleh tersangka MDS alias Takur dan kawan-kawan, kemudian salah seorang pelaku mengambil pisau yang diselipkan di dalam celana depan lalu berjalan menghampiri korban," katanya.

Melihat gelagat pelaku ingin mengeluarkan pisau kemudian orang yang berada di sekitaran kafe mengamankan pelaku tersebut.

Selanjutnya korban menghubungi kepolisian Polres Binjai.

Setelah mendapat laporan via telepon, Kasat Reskrim memerintahkan Kanit Pidum Iptu Hodiatur Purba beserta anggota opsnal menuju TKP.

Baca juga: Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

"Dari penyelidikan di TKP, diamankan 4 orang yakni MDS, IQB, ANT dan AGI," katanya.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka MDS alias Takur dan ANT menerima bayaran dari RSL yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO) untuk menghilangkan nyawa korban.

"Kasus ini masih terus didalami penyidikannya oleh Sat Reskrim Polres Binjai," ungkapnya.

Dalam foto barang bukti yang dikirimkannya, berupa 2 parang, 1 batu, 2 unit handphone dan beberapa lembar uang nominal Rp 20.000 serta 2 unit sepeda motor.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.