50 Pekerja Bangunan di Yahukimo yang Lari Saat Diserang KKB Sudah Ditemukan, 1 Mandor Masih Hilang

Kompas.com - 26/06/2021, 11:16 WIB
Kondisi truk yang dipakai pekerja jembatan di Kabupaten Yahukimo. Tampak lubang di bagian kaca depan truk akibat tembakan yang dilepas KKB Tendius Gwijangge, Papua, Kamis (24/6/2021) Dok Humas Polda PapuaKondisi truk yang dipakai pekerja jembatan di Kabupaten Yahukimo. Tampak lubang di bagian kaca depan truk akibat tembakan yang dilepas KKB Tendius Gwijangge, Papua, Kamis (24/6/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Para pekerja jembatan yang melarikan diri saat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge, melakukan aksi kekerasan di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua, akhirnya ditemukan.

Sebagian besar pekerja jembatan pada Jumat (25/6/2021) malam sudah berada di Distrik Dekai yang merupakan ibu kota Kabupaten Yahukimo.

"Pekerja jembatan yang berjumlah 50 orang, 39 orang sudah di Dekai, yang lainnya ada di satu titik aman," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, di Jayapura, Sabtu (26/6/2021).

Tetapi, masih ada satu pekerja dari PT. Papua Cremona yang belum diketahui keberadaannya.

Baca juga: Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Dari perusahaan tersebut total ada 18 pekerja, 17 orang lainnya kini sudah berada di Dekai.

"Namun ada satu orang mandor yang belum ketahuan posisinya karena handphone yang bersangkutan tertinggal di lokasi," kata Kamal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, Sekelompok orang tidak dikenal (OTK) menyerang pekerja bangunan dan jembatan di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Profil Tendius Gwijangge, Pimpinan KKB yang Serang dan Sandera Warga di Yahukimo

Akibat kejadian tersebut, empat orang tewas. Selain itu, seorang kepala suku Obaja Nang mengalami luka tembak di bagian paha.

Aparat keamanan menduga pelaku adalah kelompok Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib yang merupakan mantan anak buah Lekagak Telenggen.

Senjata yang digunakan kelompok tersebut diyakini merupakan senjata api jenis SS2 milik dua personel TNI yang pada 18 Mei lalu gugur di Distrik Dekai setelah diserang OTK.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mohon Hargai Pengabdian Guru Honorer, Loloskanlah, Jangan Perlu Ada Tes...'

"Mohon Hargai Pengabdian Guru Honorer, Loloskanlah, Jangan Perlu Ada Tes..."

Regional
Pesta Miras di Blitar Berakhir Pembunuhan, AM Tewas di Tangan Teman

Pesta Miras di Blitar Berakhir Pembunuhan, AM Tewas di Tangan Teman

Regional
Pria di Banyuwangi Tewas Tertabrak KA Tawang Alun, Korban Kerap Susuri Rel Tengah Malam

Pria di Banyuwangi Tewas Tertabrak KA Tawang Alun, Korban Kerap Susuri Rel Tengah Malam

Regional
Vaksinasi Covid-19 Belum Capai 70 Persen, Jombang Masih Terapkan PPKM Level 2

Vaksinasi Covid-19 Belum Capai 70 Persen, Jombang Masih Terapkan PPKM Level 2

Regional
BBM Ramah Lingkungan Hadir di Kawasan Danau Toba, Distribusi Pertama di Balige

BBM Ramah Lingkungan Hadir di Kawasan Danau Toba, Distribusi Pertama di Balige

Regional
90 Siswa di Purbalingga Positif Covid-19, Ganjar Pranowo: Segera Lakukan Tracing

90 Siswa di Purbalingga Positif Covid-19, Ganjar Pranowo: Segera Lakukan Tracing

Regional
Pencuri Tinggalkan Motor Curian karena Mogok di Jalan, Pelaku Dilumpuhkan Polisi karena Mencoba Kabur

Pencuri Tinggalkan Motor Curian karena Mogok di Jalan, Pelaku Dilumpuhkan Polisi karena Mencoba Kabur

Regional
Kementan Sediakan 1.000 Ton Jagung, Peternak di Blitar Masih Tunggu Kepastian Janji Presiden

Kementan Sediakan 1.000 Ton Jagung, Peternak di Blitar Masih Tunggu Kepastian Janji Presiden

Regional
Polda Papua Hadiahkan Sembako, Pulsa Data hingga Uang Tunai, Supaya Warga Mau Divaksin

Polda Papua Hadiahkan Sembako, Pulsa Data hingga Uang Tunai, Supaya Warga Mau Divaksin

Regional
Foto Viral di Medsos, Raja Angling Dharma Muncul di Pandeglang, Bangun 30 Rumah untuk Warga

Foto Viral di Medsos, Raja Angling Dharma Muncul di Pandeglang, Bangun 30 Rumah untuk Warga

Regional
Ada Kantin Sabu di Mataram, Pemilik Kos Jadi Tersangka, Penghuni Kamar Jadi Pelanggannya

Ada Kantin Sabu di Mataram, Pemilik Kos Jadi Tersangka, Penghuni Kamar Jadi Pelanggannya

Regional
Sekoci KMP Jembatan Musi 1 Terbalik, Awak Kapal Hilang Tenggelam

Sekoci KMP Jembatan Musi 1 Terbalik, Awak Kapal Hilang Tenggelam

Regional
PPKM Level 3 di Bali, Kunjungan Wisatawan Mulai Meningkat 3 Kali Lipat

PPKM Level 3 di Bali, Kunjungan Wisatawan Mulai Meningkat 3 Kali Lipat

Regional
Kakek Dibacok Usai Antar Cucu Sekolah Terekam CCTV, Ternyata Korban Salah Sasaran

Kakek Dibacok Usai Antar Cucu Sekolah Terekam CCTV, Ternyata Korban Salah Sasaran

Regional
Kisah Sutardi, 18 Tahun Jadi Guru Honorer Gajinya Rp 300.000, Nyambi Jadi Kuli Hidupi Keluarga

Kisah Sutardi, 18 Tahun Jadi Guru Honorer Gajinya Rp 300.000, Nyambi Jadi Kuli Hidupi Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.