Rektor IPB Arif Satria Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 25/06/2021, 19:25 WIB
Rektor IPB University, Prof. Arif Satria dalam saat memberikan sambutan di acara wisuda pada Rabu (15/1) bertempat di Gedung Grha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB Dramaga Bogor. Dok. IPB UniversityRektor IPB University, Prof. Arif Satria dalam saat memberikan sambutan di acara wisuda pada Rabu (15/1) bertempat di Gedung Grha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB Dramaga Bogor.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria kembali terkonfirmasi positif Covid-19 untuk kedua kalinya atau reinfeksi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Arif Satria setelah memeriksakan dirinya melalui tes PCR pada Jumat (25/6/2021).

Arif Satria mengatakan bahwa hasil tes tersebut direkomendasikan oleh Klinik IPB setelah berkontak dengan seseorang yang anggota keluarganya positif Covid-19.

Baca juga: Kondisi RS di Bogor, BOR Hampir Penuh hingga Nakes Kelelahan Tangani Pasien

"Ternyata penularan bisa datang dari mana saja. Seperti halnya yang terjadi pada diri saya, yang ternyata terkonfirmasi kembali positif Covid-19," kata Arif melalui keterangan tertulisnya, Jumat.

Arif menjelaskan, sebelumnya ia telah rutin melakukan rapid test (swab) antigen selama sepekan hari terakhir ketika hendak beraktivitas.

Pada saat itu pula, hasilnya pemeriksaan antigen yang keempat kali masih dinyatakan negatif. Arif tak menduga bisa terpapar Covid-19, padahal sudah rutin melakukan rapid test antigen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 4.224 Anak di Kabupaten Bogor Positif Covid-19 akibat Klaster Keluarga

Ketua Forum Rektor Indonesia ini juga menyebut bahwa dirinya telah melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap beberapa waktu lalu.

"Terakhir tes swab kemarin siang, Kamis 24 Juni 2021 dengan hasil negatif. Namun karena saya berkontak dengan seseorang yang ternyata anggota keluarganya terkonfirmasi positif. Maka saya harus mengikuti prosedur tracing contact dengan PCR agar lebih akurat. Meskipun kita sudah memenuhi semuanya, ternyata penularan bisa datang dari mana saja," terangnya.

Karena itu, ia mengatakan bahwa dirinya perlu memberitahu kabar positifnya itu supaya siapapun yang telah melakukan kontak erat dalam kurun waktu lima hari terakhir segera menjalani pemeriksaan.

"Atas situasi yang tidak diinginkan ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Arif berharap seluruh warga IPB tetap sehat dalam menjalankan aktivitas yang padat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Regional
Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Regional
Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Regional
Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Regional
Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Regional
Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Regional
139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

Regional
PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

Regional
PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Wonogiri Berlakukan PPKM Level 4

Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Wonogiri Berlakukan PPKM Level 4

Regional
Baliho Puan Maharani di 8 Lokasi di Surabaya Juga Dicoreti, Ini yang Dilakukan PDI-P

Baliho Puan Maharani di 8 Lokasi di Surabaya Juga Dicoreti, Ini yang Dilakukan PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X