Tinjau Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Presiden Jokowi Minta Percepatan

Kompas.com - 11/06/2021, 14:50 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (11/6/2021)? KOMPAS.com/tangkapan layar Youtube Channel Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (11/6/2021)?

SEMARANG, KOMPAS.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Sebelumnya, Jokowi sempat meninjau percepatan pembangunan Bandara Jenderal Besar Sudirman (JBS) Purbalingga.

Agenda kunjungan Jokowi itu juga disiarkan secara live di YouTube Channel Sekretariat Presiden.

Baca juga: Tinjau Bandara Jenderal Soedirman, Jokowi: Penumpang Sudah 70 Persen, Alhamdulillah

Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak berkeliling menyapa warga yang hendak divaksin.

Jokowi bersama Ganjar juga sempat berdialog saat memantau proses penyuntikan vaksin kepada salah satu warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Jokowi kembali menyapa sejumlah warga yang sedang duduk di kursi menunggu antrean untuk divaksin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga turut mendampingi pelaksanaan vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Presiden Jokowi mengatakan aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang cukup tinggi

"Mulai dari aktivitas bongkar muat, pergerakan kapal, pergerakan penumpang, aktivitas petugas-petugas yang ada di pelabuhan semuanya sangat tinggi," kata Jokowi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang seperti dikutip dari channel YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (11/6/2021).

Pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan dengan target 4.000 vaksin selama sepekan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di Kulon Progo Melandai, Tak Ada Lagi Kecamatan Zona Merah dan BOR Tinggal 11 Persen

Covid-19 di Kulon Progo Melandai, Tak Ada Lagi Kecamatan Zona Merah dan BOR Tinggal 11 Persen

Regional
Cerita Perajin Wayang Kulit di Banyuwangi, Kesulitan Mencari Penerus

Cerita Perajin Wayang Kulit di Banyuwangi, Kesulitan Mencari Penerus

Regional
Demonstrasi Peringatan 2 Tahun Tewasnya Randi dan Yusuf di Kendari Berakhir Ricuh

Demonstrasi Peringatan 2 Tahun Tewasnya Randi dan Yusuf di Kendari Berakhir Ricuh

Regional
Peternak Duga karena Jokowi, Harga Telur di Blitar Merangkak Naik ke Rp 16.000 Per Kg

Peternak Duga karena Jokowi, Harga Telur di Blitar Merangkak Naik ke Rp 16.000 Per Kg

Regional
Soal Kegiatan Skala Besar Boleh Digelar, Bupati Karawang: Kami Belum Berani

Soal Kegiatan Skala Besar Boleh Digelar, Bupati Karawang: Kami Belum Berani

Regional
Tak Mau Jadi Beban Keluarga, Agus Pensiunan Polisi di Semarang Rela Jadi Manusia Silver, Ini Kisahnya

Tak Mau Jadi Beban Keluarga, Agus Pensiunan Polisi di Semarang Rela Jadi Manusia Silver, Ini Kisahnya

Regional
Terungkap, Ada Pabrik Obat Ilegal di Bantul dan Sleman, Punya 7 Mesin Produksi yang Hasilkan 14 Juta Butir Per Hari

Terungkap, Ada Pabrik Obat Ilegal di Bantul dan Sleman, Punya 7 Mesin Produksi yang Hasilkan 14 Juta Butir Per Hari

Regional
Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya

Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya

Regional
Ketika Warga Baduy Akhirnya Mau Divaksin, Ada yang Gemetar, Ada yang Senang...

Ketika Warga Baduy Akhirnya Mau Divaksin, Ada yang Gemetar, Ada yang Senang...

Regional
Ribuan Nelayan Kabupaten Sambas Kalbar Gelar Demo Tolak PP 85 Tahun 2021

Ribuan Nelayan Kabupaten Sambas Kalbar Gelar Demo Tolak PP 85 Tahun 2021

Regional
Cerita Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Jadi Manusia Silver

Cerita Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Jadi Manusia Silver

Regional
Hadapi Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Pesan Gubernur Koster bagi Warga Bali

Hadapi Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Pesan Gubernur Koster bagi Warga Bali

Regional
Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki OTK, Polisi Temukan Kelereng

Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki OTK, Polisi Temukan Kelereng

Regional
Curhat Viral di Medsos, Mahasiswi Unsri Mengaku Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen Saat Bimbingan Skripsi

Curhat Viral di Medsos, Mahasiswi Unsri Mengaku Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen Saat Bimbingan Skripsi

Regional
Pabrik Terbakar gara-gara Kulkas Korsleting, Bos Krupuk di Ponorogo Rugi Rp 50 Juta

Pabrik Terbakar gara-gara Kulkas Korsleting, Bos Krupuk di Ponorogo Rugi Rp 50 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.