Jadwal Pilpres 2024 Bentrok dengan Hari Raya Galungan, KPU Bali: Tak Akan Ada yang Milih

Kompas.com - 07/06/2021, 14:57 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.

BALI, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali meminta Komisi II DPR RI, pemerintah, serta penyelenggara pemilihan umum (pemilu) merevisi jadwal Pilpres dan Pileg 2024.

Pilpres diketahui akan jatuh pada tanggal 28 Februari 2024. Tanggal itu ternyata bersamaan dengan pelaksanaan Hari Raya Galungan.

"Kita usulkan jangan tanggal 28 (Februari), karena itu Galungan. Tidak akan ada orang yang mau jadi penyelenggara, dan tidak ada orang yang akan memilih karena itu hari raya besar," kata Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan kepada Kompas.com di Kantornya, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Pengamat Politik Sebut Ada Peluang Duet dengan Airlangga Hartarto

Menurut Lidartawan, Komisi II DPR RI, pemerintah, serta penyelenggara pemilihan umum (pemilu) harusnya tak ada alasan untuk tidak mengabulkan usulan itu.

Sebab jika dibiarkan, ia khawatir partisipasi pemilih di Bali akan sangat rendah.

Lidartawan juga berkeyakinan, tanggal pelaksanaan Pilpres dan Pileg itu pasti akan berubah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemilu itu untuk semua kalau sebagian masyarakat Hindu tidak mencoblos karena hari raya seperti Galungan itu kan sama dengan Idul Fitri, Natal, masa diterobos, saya yakin 100 persen akan berubah," kata dia.

Baca juga: Kisah Pilu Tukang Bangunan yang Tewas Ditembak KKB, Orangtua Sudah Tiada Sejak Korban Kecil

Ilustrasi pemiluSERAMBI/M ANSHAR Ilustrasi pemilu
Sejumlah opsi juga sudah ia sampaikan agar pelaksanaan Pilrpres dan Pileg dimajukan dua minggu sebalum tanggal 28 Februari.

Dua minggu itu, kata Lidartawan, berkisar di tanggal 14 Februari 2024.

"14 Februari gampang kita sosialisasinya seperti hari valentine mari kita memilih dengan kasih sayang, dan sehabis memilih jangan lampiaskan emosi dengan didasari oleh kasih sayang, bagus itu 14 februari hari kasih sayang," kata dia.

Baca juga: Heboh Ganjar Tak Diundang Acara PDI-P hingga Puan Singgung Sosok Pemimpin Cuma di Medsos

Sebelumnya Komisi II DPR RI bersama pemerintah dan penyelenggara Pemilu sepakat Pilpres, Pileg dan Pilkada digelar secara serentak pada tahun 2024.

DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu juga menyepakati pemungutan suara Pilpres dan Pileg dilaksanakan para Rabu 28 Februari 2024.

Tanggal ini kemudian diketahui berepatan dengan Hari Raya Gulungan, yang merupakan hari raya umat Hindu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Regional
Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Regional
Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Regional
Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Regional
Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Regional
Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Regional
Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Regional
Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Regional
Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Regional
Jerat Pinjol, 'Racun' di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Jerat Pinjol, "Racun" di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Regional
8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.