Gara-gara Rebutan Hak Asuh Anak, Pria Ini Tega Tusuk Istri Pertamanya

Kompas.com - 02/06/2021, 19:10 WIB
Garis polisi dipasang di lokasi penusukan suami terhadap istri pertamanya di Jalan Joyoagung, Kota Malang, Rabu (2/6/2021) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGaris polisi dipasang di lokasi penusukan suami terhadap istri pertamanya di Jalan Joyoagung, Kota Malang, Rabu (2/6/2021)

MALANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial Y (40) tega menusuk istri pertamanya, T (45), di sebuah rumah di Jalan Tlogoagung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (2/6/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Y nekat menusuk T karena memperebutkan hak asuh anak. Y menusuk T menggunakan pisau dapur.

Salah satu warga sekitar, Rian Dwi Novitasari (31) mengatakan, pelaku baru tiga bulan tinggal di rumah tersebut. Rumah itu milik istri kedua pelaku yang berinisial L (60). Istri keduanya itu berstatus siri.

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang merupakan istri pertama pelaku mendatangi rumah tersebut menggunakan motor. Tidak lama kemudian, terdengar cekcok di rumah itu.

Cekcok tersebut terkait hak asuh anak pelaku dan istri pertamanya. Kebetulan, anak laki-laki berusia empat bulan itu dibawa pelaku ke rumah istri keduanya.

Baca juga: Sebut Bupati Amon Tak Jabat Tangan Risma di Alor, Ketua DPRD: Pengalungan Kain Adat Juga Dilewatkan

"Sebelumnya ada cekcok. Soal hak asuh anak begitu," kata Dwi di lokasi, Rabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dwi mengetahui terjadi penusukan saat istri kedua pelaku minta tolong untuk mengangkat korban. Dwi lantas meminta bantuan warga lain.

Warga lainnya, Arwan Widianto mengatakan, korban ditusuk menggunakan pisau dapur di bagian dada. Saat dilarikan ke rumah sakit, korban masih bernapas.

Warga membawakorban ke RSI Unisma dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Pisaunya nancap di dada kiri, pisau dapur," katanya.

 

Menurutnya, korban datang ke rumah tersebut untuk menjemput anaknya.

"Ke sini mau ambil anaknya," katanya.

Pelaku sempat kabur

Usai menusuk istri pertamanya, pelaku sempat kabur. Namun, warga mengejar dan meringkus pelaku di sekitar Taman Singhasari di Kelurahan Merjosari.

Baca juga: Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Kota Batu, Jumlah Korban yang Melapor Jadi 21 Orang

"Tetap dikejar tertangkap di Merjosari," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Lowokwaru Ipda Zainul Arifin membenarkan kasus penusukan itu. Saat ini, pelaku sudah ditangkap.

Polisi, kata Zainul, masih mendalami kasus penusukan tersebut.

"Pelaku sudah diamankan. Masih dalam pemeriksaan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.