2 Perempuan dan 2 Bayi Syok dan Pingsan gara-gara Bangunan PLTP Mandailing Natal Terbakar

Kompas.com - 15/05/2021, 08:16 WIB
Bangunan proyek panas bumi PT SMGP yang terbakar di Welpad A, Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), Jumat (14/5/2021). Akibat kejadian itu, 2 wanita dan 2 bayi dibawa ke rumah sakit setempat serta satu blok bangunan yang terbakar mengalami kerusakan. handoutBangunan proyek panas bumi PT SMGP yang terbakar di Welpad A, Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), Jumat (14/5/2021). Akibat kejadian itu, 2 wanita dan 2 bayi dibawa ke rumah sakit setempat serta satu blok bangunan yang terbakar mengalami kerusakan.

MANDAILING NATAL, KOMPAS.com- Kebakaran yang terjadi di area proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sori Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (14/5/2021) siang, mengakibatkan sedikitnya empat warga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kepala Polisi Resor Mandailing Natal Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Horas Tua Silalahi menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan warga panik, hingga ada yang terkejut kemudian pingsan.

"Empat orang masyarakat Desa Sibanggor Julu pingsan karena syok kemudian dibawa ke RSUD Panyabungan," ungkap AKBP Horas Tua Silalahi lewat pesan singkatnya kepada kompas.com, Jumat (14/5/2021) malam.

Baca juga: Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Warga panik sempat mengira pipa yang terbakar

Horas Tua mengatakan, empat warga yang pingsan merupakan warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sori Marapi, yang tempat tinggal mereka berdekatan dengan lokasi kejadian.

"Warga yang pingsan dikarenakan panik, karena mengira pipa (saluran gas) yang terbakar," kata Horas Tua.

Horas Tua menjelaskan, empat warga yang dibawa ke rumah sakit yaitu dua orang wanita atas nama Naipa (35) dan Sarifah (34) serta dua orang bayi, Utet berusia 1 Bulan, dan Roswita berusia 2 Minggu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini 2 orang warga atas nama Naipa (35) dan Utet (1 Bulan) sudah dipulangkan kembali ke rumahnya. Dan sekarang tinggal 2 orang lagi yang sedang dirawat di RSUD Panyabungan," ujar Horas.

Baca juga: Pemilik 12 Hektar Ladang di Mandailing Natal Sudah 2 Tahun Tanam Ganja

Penyebab kebakaran belum diketahui

Horas menerangkan, api membakar bangunan water cooler milik PT SMGP di Welpad A, Jumat (14/5/2021) siang.

Akibat kebakaran tersebut, satu blok bangunan mengalami kerusakan.

"Penyebab kebakaran belum diketahui (masih penyelidikan). Dugaan sementara penyebab kebakaran ada arus pendek listrik pada mesin pompa pengubah uap menjadi air," ujar Horas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Regional
2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Regional
Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Regional
Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Regional
Viral Kades 'Mondar-mandir' ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Viral Kades "Mondar-mandir" ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Regional
2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

Regional
Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Regional
Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Regional
7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

Regional
Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Regional
Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Regional
Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

Regional
Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X