Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta dengan Uang Arisan, Remaja 17 Tahun Diamankan atas Kasus Pembuangan Mayat Bayi

Kompas.com - 12/05/2021, 11:15 WIB
ilustrasi aborsi THINKSTOCKilustrasi aborsi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - TA, remaja perempuan berusia 17 tahun asal Magelang, Jawa Tengah diamankan polisi atas kasus pembuangan mayat bayi yang baru ia lahirkan

Kasus tersebut terbongkar saat warga menemukan mayat bayi di selokan sebelah apotek di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang pada Sabtu (8/5/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Magelang M Alfan mengtakan mayat tersebut dibungkus kain dan kantong plastik warna putih.

Baca juga: Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Pelajar SMK di Magelang Ditangkap Polisi

"Warga sempat mengira plastik itu isinya bangkai kucing, tapi setelah dibuka ternyata jenazah bayi. Warga kemudian melaporkan ke Polsek Tempuran dan langsung kita selidiki," ungkap Alfan, saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Selasa (11/5/2021).

Tidak kurang dari 2 jam, polisi mengamankan TA ibu bayi yang ternyata magang di apotek tersebut.

Baca juga: ART Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap karena Ditinggal Kekasih

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beli obat aborsi Rp 2 juta dengan uang arisan

Ilustrasi aborsi.GETTY IMAGES via BBC INDONESIA Ilustrasi aborsi.
Kepada polisi, TA mengakui perbuatannya. TA adalah warga Kecamatan Kaliangkrik dan tercatat sebagai pelajar SMK di Magelang.

MA ternyata hamil 8 bulan. Namun ia menutupi kehamilannya dari teman-temannya ataupun orangtuanya.

Meski sempat dicurigai hamil, TA berdalih perutnya besar karena usai operasi usus buntu.

TA kemudian membeli obat aborsi seharga Rp 2 juta secara online sekitar bulan Maret sampai April 2021.

Baca juga: Bermula Sebuah Foto yang Tersimpan di Ponsel, Terkuak Sejoli Lakukan Aborsi dan Kubur Janin di Samping Rumah

Ia membeli pil tersebut dari uang hasil arisan. Tiga hari setelah minum obat aborsi, TA merasakan sakit perut dan ia melahirkan sendiri di kamar mandi apotek.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 112 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 112 Juni 2021

Regional
Satu Keluarga Terpapar Covid-19 dan Menulari 16 Orang di Sebuah SMK

Satu Keluarga Terpapar Covid-19 dan Menulari 16 Orang di Sebuah SMK

Regional
Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

Regional
Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Regional
BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

Regional
Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Regional
125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Regional
Remas Payudara Wanita, Pria di NTT Nyaris Diamuk Massa

Remas Payudara Wanita, Pria di NTT Nyaris Diamuk Massa

Regional
Yasonna Laoly: Istriku Telah Berjuang Melawan Penyakitnya, tapi Tuhan Berkata Lain

Yasonna Laoly: Istriku Telah Berjuang Melawan Penyakitnya, tapi Tuhan Berkata Lain

Regional
Langgar Prokes, Wisatawan dan Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Diswab

Langgar Prokes, Wisatawan dan Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Diswab

Regional
Dipulangkan Lewat Jalur Laut, 192 TKI asal Malaysia Jalani Karantina di Batam

Dipulangkan Lewat Jalur Laut, 192 TKI asal Malaysia Jalani Karantina di Batam

Regional
Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung

Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung

Regional
Gencar Sosialisasi Potensi Tsunami di Selatan Jatim, BMKG Tak Ingin Tragedi Palu Terulang

Gencar Sosialisasi Potensi Tsunami di Selatan Jatim, BMKG Tak Ingin Tragedi Palu Terulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X