4 Karyawan Toko di Solo Grand Mall Positif Covid-19, Berawal dari Tes Acak

Kompas.com - 12/05/2021, 08:33 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak empat karyawan tenant Solo Grand Mall di Solo, Jawa Tengah, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen.

Para karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 telah dikirim ke Asrama Haji Donohudan Boyolali untuk menjalani karantina, karena berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Mereka langsung dibawa ke Asrama Haji Donohudan. Mereka OTG," kata Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo Ahyani di Solo, Jateng, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Daftar Bengkel Mobil yang Buka Saat Libur Lebaran di Solo

Menuru Ahyani, toko tempat karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut lokasinya berada di lantai tiga atau food court.

Meski operasional mal tidak dihentikan, menurut Ahyani, toko tempat karyawan yang positif Covid-19 tersebut ditutup sementara.

Penutupan sementara dilakukan untuk sterilisasi. Selama penutupan, petugas menyemprotkan cairan disinfektan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau kita tutup mereka bagaimana? Kita disiplinkan saja protokol kesehatannya. Terutama lapak atau kiosnya diminta untuk tutup dulu," kata Ahyani.

Baca juga: Dipecat Gibran, Sopir Bus BST di Solo Dianggap Teledor dan Tak Sesuai SOP

Pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Solo itu meminta pengelola mal menerapkan prokes ketat agar kasus serupa tidak kembali ditemukan.

"Pengelola kita minta jangan sampai pengunjung berkerumun. Pengelola mal lain juga sama, harus tingkatkan prokesnya. Meski menjelang Lebaran, kalau ada kasus nanti kita tindak lanjuti," kata Ahyani.

Sementara itu, Public Relation Solo Grand Mall Ni Wayan Ratrina mengungkapkan, awalnya ada satu karyawan tenant yang dinyatakan positif dari hasil tes swab antigen.

Tes dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan Solo secara acak yang menyasar 25 orang karyawan pada Senin kemarin.

"Tim dari Pemkot Solo kemarin mengadakan swab acak 25 sampel. Sore kemarin, tanggal 10 Mei terkonfirmasi satu orang positif," kata Ina.

Setelah satu orang dinyatakan positif, Tim Dinas Kesehatan Solo langsung menindaklanjuti dengan mengirimnya ke Asrama Haji Donohudan.

"Kemudian dilakukan swab massal seluruh jajaran mitra kerja, manajemen dan tenant, ada sekitar ratusan. Memang ada yang terkonfirmasi, tapi langsung ditindaklanjuti ke Asrama Haji Donohudan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Regional
Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Regional
'Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota'

"Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota"

Regional
Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Regional
Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Regional
Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Regional
11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

Regional
Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak 'Kapal Hantu' dan Pemberi Dana

Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak "Kapal Hantu" dan Pemberi Dana

Regional
Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Regional
36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

Regional
Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Regional
16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

Regional
27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

Regional
Walkot Semarang Minta RS dan Tempat Isolasi Tetap Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Walkot Semarang Minta RS dan Tempat Isolasi Tetap Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X