Kompas.com - 01/05/2021, 19:39 WIB

KOMPAS.com - Mantan Komandan KRI Nanggala-402 Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa terbaring lemah akibat penyakit paru-paru kronis yang dideritanya.

Momoh Fatimah (83), ibu kandung Iwa Kartiwa, mengatakan, Iwa mengalami sakit setelah 26 tahun bertugas di kapal selam.

Baca juga: Tinggal di Gang Sempit di Tasikmalaya, Mantan Komandan KRI Nanggala-402 Jual Rumah untuk Berobat

Selama ini, lanjut Momoh, Iwa selalu memaksakan bertugas dan rasa sakitnya tak pernah terasa.

Baca juga: Cerita Mantan Komandan KRI Nanggala-402, Kapal Selam Tua, Saat Ada Masalah Tak Bisa Apa-apa

Tak heran, badan Iwa jadi kurus kering dan menderita penyakit paru-paru akibat selalu mengisap bubuk besi saat berlayar di kapal selam.

Kini, mantan komandan kapal selam KRI Nanggala-402 itu hanya bisa terbaring lemah dan sulit berbicara.

"Makanya badannya kurus dan kecil. Iwa sangat paham sekali pekerjaan yang diembannya sebagai ahli kapal selam di Indonesia," ujar Momoh, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (1/5/2021) pagi.

Jual rumah

Untuk pengobatan Iwa terpaksa menjual rumahnya. Kini Iwa dan keluarganya tinggal di gang sempit yang ada di wilayah Paseh, Kota Tasikmalaya.

"Kalau rumahnya dulu ada, tapi bukan di Jati, di Parhon itu. Itu sudah lama dijual untuk berobat," kata Heni Hunaeni (62), ibu mertua Iwa.

TNI aktif

Heni mengatakan, Iwa merupakan prajurit TNI AL aktif. Masa tugas Iwa masih menyisakan enam tahun lagi menuju waktu pensiun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Gerakan 'Rumah Ganjar', Bambang Pacul: Ganjar Masih Kader PDIP, Kenapa Tidak Izin Megawati?

Tanggapi Gerakan "Rumah Ganjar", Bambang Pacul: Ganjar Masih Kader PDIP, Kenapa Tidak Izin Megawati?

Regional
Angka Fatalitas Kecelakaan Lalin di Lumajang Naik

Angka Fatalitas Kecelakaan Lalin di Lumajang Naik

Regional
Diduga Rem Blong, Mobil Suami Istri di Dompu Terjun ke Jurang hingga Tewas Terbakar

Diduga Rem Blong, Mobil Suami Istri di Dompu Terjun ke Jurang hingga Tewas Terbakar

Regional
Covid-19 Melandai, Garuda Buka 5 Penerbangan Jakarta-Bengkulu PP, Diskon hingga Rp 200 Ribu

Covid-19 Melandai, Garuda Buka 5 Penerbangan Jakarta-Bengkulu PP, Diskon hingga Rp 200 Ribu

Regional
Pernah Disinggahi Presiden Soekarno, Hotel Du Pavillon Akan Direvitalisasi

Pernah Disinggahi Presiden Soekarno, Hotel Du Pavillon Akan Direvitalisasi

Regional
Tabrak Pembatas Jalan, Pengendara Motor di Jayapura Tewas

Tabrak Pembatas Jalan, Pengendara Motor di Jayapura Tewas

Regional
Tak Perlu Tunggu Partai, Pengunduran Diri Anang Dinilai Bisa Diparipurnakan DPRD Lumajang

Tak Perlu Tunggu Partai, Pengunduran Diri Anang Dinilai Bisa Diparipurnakan DPRD Lumajang

Regional
Mobil Muatan BBM Jatuh ke Jurang, Pasutri di Dompu Tewas Terbakar

Mobil Muatan BBM Jatuh ke Jurang, Pasutri di Dompu Tewas Terbakar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2022

Regional
Iriana Jokowi Dijadwalkan Ikuti Parade Kebaya di Solo, 2.000 Personel Keamanan Diterjunkan

Iriana Jokowi Dijadwalkan Ikuti Parade Kebaya di Solo, 2.000 Personel Keamanan Diterjunkan

Regional
Sidang Korupsi KONI Padang, Saksi: Pengadaan Perlengkapan Kontingen Sudah Sesuai dan Dibayarkan

Sidang Korupsi KONI Padang, Saksi: Pengadaan Perlengkapan Kontingen Sudah Sesuai dan Dibayarkan

Regional
Update Kasus Suap PMB Mandiri Unila, KPK Periksa Rektor Untirta Banten

Update Kasus Suap PMB Mandiri Unila, KPK Periksa Rektor Untirta Banten

Regional
Satu Lagi Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari

Satu Lagi Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari

Regional
Balita di Solok Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai, Diduga Jatuh saat Bermain

Balita di Solok Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai, Diduga Jatuh saat Bermain

Regional
Ratusan PKL Terancam Hilang Mata Pencarian dan Digusur, Imbas Revitalisasi Kebun Bintang Jurung Solo

Ratusan PKL Terancam Hilang Mata Pencarian dan Digusur, Imbas Revitalisasi Kebun Bintang Jurung Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.