Si Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho Ingin Bahagiakan Orangtua, Berharap Tak Di-bully

Kompas.com - 12/04/2021, 05:30 WIB
Doddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONDoddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021).

KOMPAS.com - Doddy Angga Andrianto, penjual nasi kuning asal Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak viral karena disebut mirip Lee Min Ho.

Hal itu akhirnya berpengaruh ke penjualan nasi kuning yang kini laris manis diburu pembeli.

Baca juga: Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda Viral di Medsos, Ini Kisah Perjuangannya

Namun, di balik rezeki yang kini mengalir deras, tenyata Doddy juga dibully.

Baca juga: Disebut Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning Ini Mengaku Dapat “Bully” Usai Viral di Medsos

Ada yang menyandingkan fotonya dengan Lee Min Ho yang asli. Ada juga yang membuat unggahan yang dinilai menjatuhkan.

"Saya enggak mau di-bully. Saya enggak kuat," ujar Doddy saat ditemui Kompas.com di tempat jualannya di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Jumat (8/4/2021) malam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Doddy mengaku tak pernah merasa mirip artis siapa pun. Sehingga ia meminta agar tidak menjadi bahan olok-olokan.

Doddy hanya ingin bekerja keras untuk membahagiakan kedua orangtuanya.

Pria berusia 27 tahun ini merupakan sosok pekerja keras.

Dia sempat berkuliah di Universitas Mulawarman Jurusan Ekonomi Bisnis pada 2011.

Sembari kuliah, Doddy membantu orangtuanya berjualan. Tanpa gengsi, Doddy melayani pembeli hingga mencuci piring.

Setelah lulus kuliah, dia mencoba melamar ke beberapa perusahaan. Pernah ada yang menerimanya, tapi tak bertahan lama karena kontrak tidak diperpanjang.

Doddy juga pernah diterima di sebuah perusahaan operator telekomunikasi. Namun, dia memutuskan untuk tidak melanjutkan karena kasihan melihat ibunya yang berjualan sendirian. 

Akhirnya Doddy bersama adiknya hingga kini membantu ibu berjualan nasi kuning.

"Saya lihat mama saya masak sendiri, saya orangnya enggak tegaan lihat orangtua begitu. Enggak tega banget lihat orangtua jualan sendirian," ungkap dia.

Penghasilan tambahan

Doddy juga berusaha mencari penghasilan tambahan. Salah satunya dengan menjadi instruktur fitnes.

Dia juga mencoba peruntungan menjadi seorang binaraga. Beberapa kali Doddy ikut body contest.

Sebelum viral karena disebut mirip artis Korea, jauh-jauh sebelumnya, menurut Doddy pujian yang sama, sering ia dengar dari teman kuliah. Namun, ia tak begitu ambil pusing

 

"Ada bilang kaya orang Thailand, chinese, macam-macamlah. Ada bilang mirip artis Boy William, Andi Lau, Siwon dan lain-lain. Saya enggak tahu artis-artis itu. Jadi ketika viral, banyak teman-teman bilang kenapa viralnya baru sekarang," ujar dia.

Karena kemiripan itu serta dorongan dari para rekan, 2017 dia pernah ikut casting asli atau palsu Boy William di Jakarta, tapi gagal.

"Karena kata orang-orang saya mirip Boy William. Jadi saya beranikan diri. Meski mama saya enggak mau, tapi saya nekad ke jakarta tapi gagal," jelasnya.

"Walau pun masih gagal saya tidak patah semangat. Masih ada kesempatan lain, saya terus berjuang," kata Doddy.

Sejak viral, Doddy mengaku mendapat rezeki tambahan. Dia diminta mengendorse beberapa produk. (Penulis Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 12 Juni 2021

Regional
Marah pada Kepala Desa, Warga Segel Bangunan Baru untuk Pasien Covid-19

Marah pada Kepala Desa, Warga Segel Bangunan Baru untuk Pasien Covid-19

Regional
Video Viral 2 Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Polisi Turun Tangan

Video Viral 2 Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Polisi Turun Tangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2021

Regional
Akan Dibuka Juli, Bagaimana Alur Kedatangan Wisatawan Mancanegara Saat Masuk Bali?

Akan Dibuka Juli, Bagaimana Alur Kedatangan Wisatawan Mancanegara Saat Masuk Bali?

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 112 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 112 Juni 2021

Regional
Pulang dari Jakarta, Sekeluarga Terpapar Covid-19 dan Menulari 16 Orang di Sebuah SMK

Pulang dari Jakarta, Sekeluarga Terpapar Covid-19 dan Menulari 16 Orang di Sebuah SMK

Regional
Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

Regional
Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Regional
BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

Regional
Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Regional
125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X