Gerebek Rumah yang Diduga Tempat Prostitusi, Polisi Tangkap 2 PSK dan Satu Pasangan Mesum

Kompas.com - 31/03/2021, 19:12 WIB
Ilustrasi prostitusi online SHUTTERSTOCKIlustrasi prostitusi online

BIMA, KOMPAS.com - Polisi merazia sebuah rumah yang diduga menjadi tempat prostitusi di Kelurahan Lewi Rato, Kota Bima, Rabu (31/3/2021) siang.

Sebanyak dua wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) dan satu pasangan mesum diamankan polisi dari tempat tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Rasanae Barat, Ipda Dediansyah mengatakan, razia itu dilakukan berdasarkan laporan warga yang resah dan mencurigai praktik prostitusi di tempat tersebut.

Petugas langsung turun ke lokasi dan merazia setiap kamar yang biasa digunakan para PSK melayani tamu.

Saat penggerebekan, polisi menemukan pasangan yang sedang mesum di dalam kamar. Terduga PSK yang sedang menunggu tamu juga diamankan.

Baca juga: Tidak Bisa Berenang, Seorang Nelayan Hilang Setelah Jatuh dari Perahu, Begini Kronologinya...

"Di sebuah rumah itu kami mengamankan satu pasangan mesum dan dua perempuan lainnya," kata Dediansyah saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun satu pasangan mesum masing-masing AR (27) dan SO (20). Sedangan dua perempuan lain yang turut diamankan yakni AD (19) dan ND (20).

Tangkap terduga pelaku judi togel

Dediansyah mengatakan, selain mengamankan para PSK, dalam waktu bersamaan polisi juga menangkap sejumlah perempuan yang diduga terlibat judi togel di dekat lokasi tersebut.

"Terduga pelaku ada sembilan orang, semuanya perempuan. Mereka digerebek saat merekap dan memasang togel online," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gibran Siapkan Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien Covid-19 Anak di Solo

Gibran Siapkan Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien Covid-19 Anak di Solo

Regional
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Ridwan Kamil: Saya Maklum...

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Ridwan Kamil: Saya Maklum...

Regional
Fosil Hewan di Waduk Saguling Rawan Penjarahan

Fosil Hewan di Waduk Saguling Rawan Penjarahan

Regional
9 Korban Pinjol di Ambon Mengadu ke Polisi, Pelakunya Terlacak di Luar Maluku

9 Korban Pinjol di Ambon Mengadu ke Polisi, Pelakunya Terlacak di Luar Maluku

Regional
Ritual Buang Sial di Gunung Sanggabuana Diduga Dipasangi Tarif oleh Kuncen Bukan Warga Karawang

Ritual Buang Sial di Gunung Sanggabuana Diduga Dipasangi Tarif oleh Kuncen Bukan Warga Karawang

Regional
Pulang dari Sawah, Seorang Petani di Bojonegoro Tewas Tersambar Petir

Pulang dari Sawah, Seorang Petani di Bojonegoro Tewas Tersambar Petir

Regional
Kronologi Siswa SMP Meninggal Usai Dipukul Guru gara-gara Tak Kerjakan PR, Sempat Dirawat 2 Hari di RS

Kronologi Siswa SMP Meninggal Usai Dipukul Guru gara-gara Tak Kerjakan PR, Sempat Dirawat 2 Hari di RS

Regional
Mengulas Kehidupan di Sisi Timur Ibu Kota Kerajaan Majapahit...

Mengulas Kehidupan di Sisi Timur Ibu Kota Kerajaan Majapahit...

Regional
Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Regional
Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Regional
Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Regional
'Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah'

"Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah"

Regional
CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

Regional
Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Regional
Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.