Pengakuan Warga Temukan Jasad Kakak Adik: Tubuh Sudah Mengering, Terakhir Lihat pada Desember 2020

Kompas.com - 06/03/2021, 11:12 WIB
Petugas PMI mengevakuasi jenazah kakak beradik yang ditemukan tewas di dalam rumah di kawasan Warujajar, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPetugas PMI mengevakuasi jenazah kakak beradik yang ditemukan tewas di dalam rumah di kawasan Warujajar, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021).

KOMPAS.com - Ahmad Zen (42) dan sejumlah warga terkejut ketika mendapati dua sosok jenazah kakak adik dalam kondisi mengenaskan.

Kedua jasad lansia itu ditemukan di sebuah rumah di Kelurahan Solokpandan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Kondisinya cukup mengenaskan. Tubuhnya sudah mengering. Sepetinya meninggalnya sudah lama," tutur Zen.

Baca juga: Cerita Warga Cianjur Temukan Jasad Kakak Beradik yang Sudah Mengering di Rumah

Saksi terakhir melihat pada Desember 2020

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Dua jenazah itu ialah kakak adik berusia lanjut yang berinisial T dan A.

"Sepengetahuan saya, T dan A ini kakak adik. Sudah lama tinggal di sini. Sebelumnya mereka jualan kelontong dan sembako, tetapi sudah belasan tahun tutup," ujar Zen.

Dia sendiri mengaku terakhir melihat sosok kakak adik lansia itu pada Desember 2020.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terakhir kali melihat saat A sedang menyapu di halaman rumah," ujar dia.

Baca juga: Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Temuan Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Berlakukan Gerakan 7 Hari di Rumah Saja

Ada Temuan Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Berlakukan Gerakan 7 Hari di Rumah Saja

Regional
Ada Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Bakal Buat Tempat Isolasi Terpusat

Ada Covid-19 Varian India, Pemkab Kudus Bakal Buat Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Kasus Covid-19 Mengalami Lonjakan di Sejumlah Daerah, Masyarakat Diminta Disiplin Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Mengalami Lonjakan di Sejumlah Daerah, Masyarakat Diminta Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Ganjar: Ingat, Varian Baru Sudah Masuk di Kudus, Catat Itu…

Ganjar: Ingat, Varian Baru Sudah Masuk di Kudus, Catat Itu…

Regional
Cerita Andika Ikuti Wisuda Drive Thru dengan Vespa Hasil Modifikasi

Cerita Andika Ikuti Wisuda Drive Thru dengan Vespa Hasil Modifikasi

Regional
28 Warga Kudus Terinfeksi Covid-19 Varian India

28 Warga Kudus Terinfeksi Covid-19 Varian India

Regional
Ahli Sejarah UGM: Suku Kalang Jawa Diduga Satu Ras dengan Dani dan Asmat di Papua

Ahli Sejarah UGM: Suku Kalang Jawa Diduga Satu Ras dengan Dani dan Asmat di Papua

Regional
Mayat Dibakar di Maros Diperkirakan Pria Berusia 16 hingga 25 Tahun

Mayat Dibakar di Maros Diperkirakan Pria Berusia 16 hingga 25 Tahun

Regional
86 Persen dari 72 Sampel Covid-19 di Kudus Terpapar Varian India

86 Persen dari 72 Sampel Covid-19 di Kudus Terpapar Varian India

Regional
Polisi Minta Pembunuh Sopir Taksi Online di Aceh Serahkan Diri: Kalau Tidak Kami Uber Sampai Ketemu

Polisi Minta Pembunuh Sopir Taksi Online di Aceh Serahkan Diri: Kalau Tidak Kami Uber Sampai Ketemu

Regional
Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Regional
Rumah Kontrakan Jadi Pabrik Narkoba, Petugas Temukan 700.000 Pil Trihexyphenidyl

Rumah Kontrakan Jadi Pabrik Narkoba, Petugas Temukan 700.000 Pil Trihexyphenidyl

Regional
Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus, Ganjar Minta Ada Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus, Ganjar Minta Ada Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Regional
Kaltara Catat Ratusan Ekor Babi Mati, Diduga Kena Virus ASF dari Malaysia

Kaltara Catat Ratusan Ekor Babi Mati, Diduga Kena Virus ASF dari Malaysia

Regional
Ganjar Sebut Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus

Ganjar Sebut Covid-19 Varian India Ditemukan di Kudus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X