Emil Dardak: Demokrat Jatim Tetap Patuh kepada AHY, Tidak Akui Kepengurusan Pak Moeldoko

Kompas.com - 06/03/2021, 10:02 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. MUHAMMAD ADIMAJAKetua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

SURABAYA, KOMPAS.com - Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elistianto Dardak tidak mengakui hasil kongres luar biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

KLB yang digelar sejumlah kader Partai Demokrat itu menetapkan Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai ketua umum.

Emil menegaskan, pihaknya tak mengakui Moeldoko karena KLB tersebut ilegal.

"Partai Demokrat Jatim tetap patuh kepada ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan tidak mengakui kepengurusan hasil KLB yang dipimpin Pak Moeldoko," kata Emil saat dikonfirmasi, Sabtu (6/3/2021).

Menurutnya, forum yang mengatasnamakan Partai Demokrat di Deli Serdang ilegal karena tidak dihadiri pemilik suara sah partai.

Baca juga: Dirayu Ikut KLB, Ketua DPC Demokrat di Jateng Ditawari Uang Rp 100 Juta, Ada yang Diajak Kader Partai Lain

"Kegiatan yang ada di Deli Serdang mana bisa dianggap KLB, karena tidak ada pemegang suara sah di sana," jelas Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pemegang suara sah Partai Demokrat juga tak mendukung kegiatan ilegal itu.

"Pemegang suara sahnya tidak ada yang mendukung, termasuk dari Jawa Timur," kata pria yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim ini.

Pengurus dan kader Partai Demokrat Jatim, kata dia, tidak ada yang tergiur mengikuti KLB di Deli Serdang.

"Karena menurut kami forum tersebut masuk pada Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Respons Ganjar Saat 'Dicuekin' Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Ini Respons Ganjar Saat "Dicuekin" Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Regional
Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Regional
Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Regional
Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Regional
11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

Regional
Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Juli 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Juli 2021

Regional
Stok Vaksin Aman, Warga Lebak Bisa Datang Langsung ke Puskesmas

Stok Vaksin Aman, Warga Lebak Bisa Datang Langsung ke Puskesmas

Regional
Pimpin Sertijab Danlanud JA Dimara, Ini Pesan Pangkoopsau III untuk Pejabat Baru...

Pimpin Sertijab Danlanud JA Dimara, Ini Pesan Pangkoopsau III untuk Pejabat Baru...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 Juli 2021

Regional
Dikira Penyambut Tamu, Ganjar Pranowo 'Dicuekin' Mendagri, Tito: Saya Minta Maaf

Dikira Penyambut Tamu, Ganjar Pranowo "Dicuekin" Mendagri, Tito: Saya Minta Maaf

Regional
Hingga Juli 2021, 32 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Gunungkidul

Hingga Juli 2021, 32 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Gunungkidul

Regional
Tokoh Agama di Jember Gelar Pesta Pernikahan Saat PPKM, Dihadiri Pejabat hingga Kepala Daerah

Tokoh Agama di Jember Gelar Pesta Pernikahan Saat PPKM, Dihadiri Pejabat hingga Kepala Daerah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 30 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 30 Juli 2021

Regional
Penggali Kubur di Solo Diduga Minta Rp 5 Juta untuk Pemakaman Pasien Covid-19

Penggali Kubur di Solo Diduga Minta Rp 5 Juta untuk Pemakaman Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X