Isak Tangis Prajurit TNI Kopka Ade, Diserang Kawanan Tawon Ndas hingga Lumpuh, Sempat Tak Kenali Keluarganya

Kompas.com - 06/03/2021, 10:35 WIB
Kopka Ade Casmita, anggota TNI yang lumpuh lantaran disengat tawon ndas ditemui di rumahnya di Kampung Dawuan Oncom Nomor 65, RT 014, RW 005, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang , Jumat (5/4/2021) siang. KOMPAS.COM/FARIDAKopka Ade Casmita, anggota TNI yang lumpuh lantaran disengat tawon ndas ditemui di rumahnya di Kampung Dawuan Oncom Nomor 65, RT 014, RW 005, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang , Jumat (5/4/2021) siang.

KOMPAS.com- Air mata prajurit TNI, Kopral Kepala (Kopka) Ade Casmita (47) menetes saat mengingat kembali kejadian empat tahun yang lalu.

Mantan anggota Batalion Armed 10/Brajamusti itu tersengat kawanan tawon ndas hingga mengalami kelumpuhan sampai saat ini.

"Latihan menembak rudal, saya pasang repeater," Ade bercerita dengan suara terbata-bata di rumahnya, Kecamatan Dawuan, Subang, Jawa Barat.

Bahkan setelah disengat tawon, dia sempat lupa ingatan hingga tidak mengenali keluarganya.

Baca juga: Kisah Kopka Ade Casmita, Lumpuh Setelah Disengat 8 Tawon Ndas

Teriak-teriak saat bangun tidur

Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinisKlzTH/Shutterstock Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinis
Sehari setelah insiden disengat tawon, Ade langsung mengalami kelumpuhan.

"Tahu-tahu bangun tidur sudah enggak bisa apa-apa Bapak (Ade), dia teriak-teriak, 'kok saya enggak bisa'," ujar istri Ade, Rita Juwita, Jumat (5/4/2021).

Seperti penderita stroke, Ade tak bisa bergerak dan bicaranya tidak jelas.

Bahkan dia sempat seperti tidak sadarkan diri dan hilang ingatan pada tiga tahun pertama.

Ade bahkan seperti tidak ingat pada keluarga dan kawan-kawannya.

Baca juga: Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Keluarga Asal Aceh Jadi Bandar Sabu Jaringan Internasional, Polisi: Istri Masih Buron

Satu Keluarga Asal Aceh Jadi Bandar Sabu Jaringan Internasional, Polisi: Istri Masih Buron

Regional
Jenazah Tukang Ojek yang Tewas Ditembak KKB di Papua Dipulangkan ke Makassar

Jenazah Tukang Ojek yang Tewas Ditembak KKB di Papua Dipulangkan ke Makassar

Regional
14 Titik Wisata di Bangka Belitung Dipasang Internet Gratis agar Wisatawan Betah

14 Titik Wisata di Bangka Belitung Dipasang Internet Gratis agar Wisatawan Betah

Regional
Tingkatkan Kerohanian Warga Binaan, Rutan Solo Gelar Pesantren Ramadhan

Tingkatkan Kerohanian Warga Binaan, Rutan Solo Gelar Pesantren Ramadhan

Regional
Dilamar dengan Bitcoin Rp 1,6 M, Tenri Belum Akan Menukarnya, Tunggu Harga Capai Rp 4 M

Dilamar dengan Bitcoin Rp 1,6 M, Tenri Belum Akan Menukarnya, Tunggu Harga Capai Rp 4 M

Regional
Korupsi Lahan Kuburan, Wabup OKU Nonaktif Johan Anuar Dituntut 8 Tahun Penjara

Korupsi Lahan Kuburan, Wabup OKU Nonaktif Johan Anuar Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Dorong Produksi Migas dan Energi Terbarukan di Daerah, Indonesia Butuh Talenta Kualitas Global

Dorong Produksi Migas dan Energi Terbarukan di Daerah, Indonesia Butuh Talenta Kualitas Global

Regional
Mulai 19 April, 10 Sekolah di DIY Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Mulai 19 April, 10 Sekolah di DIY Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Regional
Kronologi Kakak Hajar Adik Sepupu hingga Tewas, Mengaku Sering Diejek Lewat WhatsApp

Kronologi Kakak Hajar Adik Sepupu hingga Tewas, Mengaku Sering Diejek Lewat WhatsApp

Regional
Pria Ini Masuk ke Rumah dan Jambret Ponsel dari Tangan Korban, Polisi Heran Pelaku Terlalu Nekat

Pria Ini Masuk ke Rumah dan Jambret Ponsel dari Tangan Korban, Polisi Heran Pelaku Terlalu Nekat

Regional
Tenri Ungkap Alasan Ingin Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 Miliar

Tenri Ungkap Alasan Ingin Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 Miliar

Regional
Suara Peluit Selamatkan Natalina dari Serangan KKB, tapi Sang Suami Tertembak di Depan Mata

Suara Peluit Selamatkan Natalina dari Serangan KKB, tapi Sang Suami Tertembak di Depan Mata

Regional
Isu Impor Membuat Harga Garam Rakyat di Karawang Anjlok

Isu Impor Membuat Harga Garam Rakyat di Karawang Anjlok

Regional
Interval Vaksinasi Covid-19 Sinovac 28 Hari, AstraZeneca 8 Minggu

Interval Vaksinasi Covid-19 Sinovac 28 Hari, AstraZeneca 8 Minggu

Regional
Menjelang Sahur, Sejumlah Pemuda Gelar Balap Liar di Depan Rumah Dinas Bupati Pamekasan

Menjelang Sahur, Sejumlah Pemuda Gelar Balap Liar di Depan Rumah Dinas Bupati Pamekasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X