Australia Tak Wajib Angkat Jenazah Pencari Suaka?

Kompas.com - 11/06/2013, 06:05 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

CANBERRA, KOMPAS.com — Otoritas Pabean dan Perlindungan Perbatasan Australia mengatakan, mereka tidak mencoba mengangkut jenazah pencari suaka yang tenggelam di barat laut Christmas Island pekan lalu. Hanya bila tak ada tugas lain, mereka baru akan melakukan pengangkatan jenazah para pencari suaka itu.

Seorang ahli hukum kelautan mengatakan tidak ada keharusan hukum untuk mengangkut jenazah para pencari suaka yang tewas setelah kapalnya terbalik, walaupun hal itu diharapkan dari segi kemanusiaan, seperti dikutip dari ABC News, Selasa (11/6/2013). Lebih dari 55 orang termasuk wanita dan anak-anak diperkirakan tewas tenggelam dalam insiden itu, dari perahu yang diduga ditumpangi para pencari suaka dan terbalik di dekat Christmas Island, Rabu (6/6/2013).

Pencarian selama empat hari, melibatkan tiga kapal dan lima pesawat terbang, tidak menemukan seorang pun yang hidup. Namun, para petugas melihat 13 jenazah terapung, tetapi tak satu pun yang mereka angkat.

Jumlah perahu pencari suaka yang berusaha mencapai wilayah Australia meningkat drastis sejak Partai Buruh yang dipimpin oleh Julia Gillard memerintah dua tahun terakhir. Selama sepekan pertama Juni 2013 saja, tercatat  660 pencari suaka mencoba mendarat di Australia. Sepanjang 2013, jumlah pencari suaka yang merapat ke Negeri Kanguru ini telah menembus rekor, dengan total lebih dari 11.300 orang.

Tenggelamnya perahu pencari suaka Rabu lalu merupakan kejadian kedua di perairan ini sepanjang 2013. Sebelumnya, pada April 2013, perahu pencari suaka tenggelam di perairan Jawa Barat, Indonesia, dengan 14 dari 70 penumpang saja yang selamat dan selebihnya tak pernah ditemukan lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X