Kuasa Hukum: Vonis 8 Bulan untuk Legislator "Nyabu" Tidak Adil

Kompas.com - 28/05/2013, 23:00 WIB
|
EditorFarid Assifa

SIMALUNGUN, KOMPAS.com — Hukuman 8 bulan penjara terhadap anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Martoyo dinilai belum memenuhi rasa keadilan. Hal ini ditegaskan kuasa hukum Martoyo, Kencana Tarigan, seusai mengikuti sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (28/5/2013) sore.

"Kami menilai vonis hakim terhadap klien kami belum mencerminkan rasa keadilan," katanya.

Karena, menurut Kencana, sesuai Undang-Undang Narkotika, pihaknya berharap kliennya tidak dipidana, tetapi direhabilitasi. Itu sebabnya, kata Kencana, pihaknya mempertimbangkan untuk banding atas vonis hakim.

Sementara itu, hakim yang memimpin persidangan, Silvianingsih, mengatakan kepada wartawan seusai persidangan, pihaknya menjatuhkan vonis 8 bulan terhadap Martoyo dan dua anggota Polsek Parapat, Kristop H Sinaga dan Indra Iswandi, karena ketiganya terbukti sebagai pengguna narkotika.

Silvianingsih tidak bisa memberikan jawaban tegas dan justru berkelit ketika rendahnya hukuman terhadap ketiga terdakwa dipertanyakan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Simalungun Jan Maswan Sinurat menuntut legislator di Kabupaten Batu Bara dan dua anggota polisi di Parapat itu dengan ancaman hukuman 10 bulan penjara. Jan mengaku pihaknya di awal membuat tuntutan 12 bulan penjara. Namun setelah disampaikan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, ancaman hukuman diturunkan menjadi 10 bulan.

Dalam surat dakwaannya, jaksa menjerat ketiganya dengan Pasal 127 Ayat (1) huruf (a) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang penggunaan narkotika sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiganya ditangkap aparat Kepolisian Sektor Parapat pada Desember 2012 di salah satu kamar hotel di Parapat, Kabupaten Simalungun. Dari kamar penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa bungkusan sabu dan sejumlah alat yang dipakai para terdakwa untuk mengisap sabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.