Tersandung Polisi Tidur, Begal Tertangkap di Lampung

Kompas.com - 10/05/2013, 20:19 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Awen dan Ijal, pelaku pembegalan atau perampasan sepeda motor, ditangkap usai membawa kabur sepeda motor rampasan. Ia ditangkap setelah terantuk "polisi tidur" di jalan.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung Komisaris Besar Nurochman mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers, Jumat (10/5/2013) di Bandar Lampung.

Kedua pelaku membawa lari sepeda motor BE 3040 CL milik korban Ghofur di Tanjung Seneng, Selasa (7/5/2013) lalu. "Pelaku sempat menodongkan pistol yang ternyata korek api (pistol mainan) ke korban. Karena takut, sepeda motor diserahkan korban," ujar Nurochman.

Usai merebut motor itu dari korban, tersangka Aweng langsung melarikan sepeda motor itu dengan kecepatan tinggi. Namun, ia kemudian terjatuh dari sepeda motor akibat mengebut saat melewati polisi tidur yang banyak terdapat di daerah itu.

"Kebetulan, ada petugas Polresta Bandar Lampung yang tengah berpatroli melihat kejadian itu. Tak lama, karena diketahui sepeda motor itu hasil rampasan, ya pelaku ditangkap," ujarnya.

Dari hasil penangkapan kedua pelaku, polisi lalu menahan penadah sepeda motor curian dan jaringannya. Polisi menyita tiga unit sepeda motor, kunci letter T, dan dua korek api yang menyerupai senjata api jenis revolver.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam...'

"Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam..."

Regional
'Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri'

"Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri"

Regional
Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

Regional
6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

Regional
Pria Ngamuk Sambil Acungkan Pisau di Mapolres Jember Ternyata Sakit Jiwa, Polisi: Keluarga Menolak Menerima Lagi

Pria Ngamuk Sambil Acungkan Pisau di Mapolres Jember Ternyata Sakit Jiwa, Polisi: Keluarga Menolak Menerima Lagi

Regional
Ada Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka, Ganjar: Kalau Belum Izin, Saya Tutup

Ada Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka, Ganjar: Kalau Belum Izin, Saya Tutup

Regional
Di Hadapan Gubernur Ganjar, Investor Keluhkan Sulitnya Urus Perizinan

Di Hadapan Gubernur Ganjar, Investor Keluhkan Sulitnya Urus Perizinan

Regional
Saat Sang Putra Sulung Ingin Jadi Calon Pengganti Risma di Pilkada Surabaya

Saat Sang Putra Sulung Ingin Jadi Calon Pengganti Risma di Pilkada Surabaya

Regional
Negosiasi Aparat Gagal, Bendera Bulan Bintang Tetap Berkibar di Lhokseumawe

Negosiasi Aparat Gagal, Bendera Bulan Bintang Tetap Berkibar di Lhokseumawe

Regional
Seorang Guru Besar Undiksha Bali Meninggal karena Covid-19

Seorang Guru Besar Undiksha Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Sempat Berkibar 1 Jam, Bendera Bulan Bintang Diturunkan Aparat di Aceh

Sempat Berkibar 1 Jam, Bendera Bulan Bintang Diturunkan Aparat di Aceh

Regional
'Baru Pertama Saya Lihat, Warga Masuk Kawasan Karantina, Menjemput Keluarga Positif Covid-19'

"Baru Pertama Saya Lihat, Warga Masuk Kawasan Karantina, Menjemput Keluarga Positif Covid-19"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X