Kompas.com - 07/05/2013, 19:25 WIB
|
EditorRusdi Amral

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Aliran listrik kantor Komisi Informasi Provinsi Lampung di Bandar Lampung diputus paksa oleh petugas PLN karena menunggak pembayaran selama tiga bulan berturut-turut. Fasilitas lembaga baru pemerintah ini terus terabaikan.

"Saya sedang di ruangan sendirian, tiba-tiba petugas datang dan memutus aliran listrik. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, katanya menunggak tiga bulan (pembayaran listrik)," ujar Ketua KI Lampung, Juniardi melalui keterangan pers, Selasa (7/5/2013).

Ironisnya, ia mengatakan, peristiwa seperti ini sudah yang ketiga kalinya terjadi. "Tidak hanya listrik, internet juga sudah lama tidak berfungsi. Sudah berkali-kali permasalahan ini dibicarakan tapi masih saja berulang," ujar dia.

Tak ayal, menurutnya, tugas pokok dan fungsi KI menjadi terganggu, khususnya terkait penyelesaian sengketa informasi. Menurut Juniardi, terabaikannya fasilitas kesekretariatan di KI daerah seperti ini terjadi akibat belum mandirinya lembaga itu.

Sekretariat KI Lampung masih "menempel" pada fungsi lembaga Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung. "Dedikasi para pegawai terhadap tugas dan tanggungjawabnya sangat kurang," ujarnya seraya menekankan perlunya evaluasi terhadap Diskominfo Lampung.

"Jika perlu, ganti pegawai-pegawai yang ditempatkan di KI dengan pegawai yang memiliki tanggung-jawab dan berkompeten. Ini agar sejalan dengan semangat keterbukaan informasi," tutur mantan jurnalis ini.

Minimnya perhatian terhadap lembaga KI ini sangatlah ironis mengingat Lampung pernah menerima penghargaan sebagai salah satu Badan Publik Provinsi yang terbuka. "Penghargaan tersebut diberikan Wapres pada peringatan Right to Know Day 2012," ujar dia kemudian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.