Kompas.com - 02/05/2013, 09:10 WIB
EditorYunanto Wiji Utomo

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terancam longsor karena penggalian tanpa izin Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang. Sejak beberapa minggu lalu, tim ini sudah mengupas tanah di lereng timur teras 1 situs megalitik terbesar di Asia Tenggara itu.

Pantauan Tim Ahli Nasional Cagar Budaya, Rabu (1/5/2013), pada situs itu ditemukan lubang besar bekas galian pada lereng kawasan situs berkemiringan 60 derajat. Lubang berdimensi 3 x 9 meter dengan kedalaman 4,2 meter itu mengupas lereng bukit sehingga massa tanah tak lagi padat.

”Kalau terkena air hujan terus-menerus lereng ini bisa longsor,” kata Surya Helmi, anggota Tim Ahli Nasional Cagar Budaya, yang juga mantan Direktur Pelestarian dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain membahayakan warga, longsor bisa membuat bangunan situs megalitik yang terdiri atas lima teras itu merosot.

Tim terpadu dikoordinasi Andi Arief, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana. Mereka menggali Situs Gunung Padang untuk membuktikan keberadaan piramida. Mereka menduga, bukit bekas gunung purba itu bangunan piramida berusia 11.000 tahun SM.

Menurut rencana, pada 11-12 Mei tim terpadu akan kembali mengekskavasi Gunung Padang. Tim penggalian pimpinan arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, itu merekrut masyarakat untuk ikut ekskavasi. Misi itu diberi nama Operasi Kemuliaan Merah Putih di Gunung Padang. (IND)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.