Enam Anggota Geng Motor Diancam 9 Tahun Penjara

Kompas.com - 10/09/2012, 20:08 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Enam anggota geng motor menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/9/2012). Mereka diancam hukuman sembilan tahun penjara atas dakwaan merampas sepeda motor milik Lufty Wiranda alias Angga.

Dua dari para terdakwa sudah dianggap dewasa, mereka adalah Suwito Hardi alias Wito (18) dan Rahman Hakiki alias Kiki (18). Sementara empat orang lainnya yang masih di bawah umur adalah MSA, AA alias Andi, DS alias Dipe, dan MSN alias Syahril. Keenam tersangka merupakan penduduk Kecamatan Medan Sunggal.

Para terdakwa diadili dalam enam berkas terpisah. Wito dan Kiki diadili dalam sidang terbuka untuk umum dipimpin majelis hakim Asban Panjaitan, sedangkan empat terdakwa dibawah umur diadili dalam sidang tertutup dengan majelis hakim diketuai Dahlan Sinaga.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marina Surbakti menyatakan, para terdakwa melakukan pencurian disertai dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 ayat (1) dan (2) ke-2 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. JPU dalam dakwaannya menyatakan, para terdakwa merampas sepeda motor milik saksi korban Lufty Wiranda alias Angga di Jalan Gatot Subroto Medan tepatnya di Jembatan Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat pada 30 Juni 2012 sekitar pukul 01.30 WIB.

Para terdakwa melakukan aksinya atas ajakan Wito. Merek berboncengan menuju arah Carrefour di Jalan Gatot Subroto. Saat melintas di Jalan Adam Malik, mereka melihat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Para terdakwa kemudian mengikuti korban. Saat melintas di jembatan yang berada di Kelurahan Silalas, para terdakwa menghadang korban. Ketika korban menghentikan laju sepeda motornya, saat itulah Abas memukul kepala korban dengan batu koral yang sudah dibawanya. Karena korban terus berusaha mempertahankan motornya, geng motor pimpinan Abas ini kembali memukul tangan korban.

Setelah terlepas, mereka melarikan motor ke arah Sunggal dan menyimpannya di rumah Abas. Sementara terdakwa Andi yang membonceng Dipe melarikan diri ke Jalan Glugur dan masuk ke kompleks perumahan. Andi dan Dipe pun ditangkap sekuriti perumahan dan menyerahkannya ke polisi.

Kemudian polisi menyuruh Andi dan Dipe menghubungi kawan-kawannya untuk datang dengan alasan ban motor mereka bocor. Setelah para terdakwa sudah berkumpul, keenam terdakwa yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 13,5 juta ini berhasil diringkus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X