Video Porno, Direkam Setiap Berhubungan Badan - Kompas.com

Video Porno, Direkam Setiap Berhubungan Badan

Kompas.com - 30/04/2012, 19:57 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku video porno Ls (33) yang menghebohkan warga Sentolo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku melakukan hubungan badan dengan TY alias Jendil (30) sebanyak enam kali di penginapan Pantai Glagah, Temon.

Hubungan tersebut selalu difoto oleh TY. Akan tetapi, dirinya (Ls) tidak mengetahui bahwa aksinya tersebut bukan difoto, melainkan direkan dengan video.

"Saya tidak tahu kalau direkam, tahunya hanya difoto. Saya melakukan hubungan badan atas dasar suka sama suka," kata Ls yang merupakan pedagang bakmi di Pasar Sentolo, Senin (30/4/2012).

Ls mengatakan, saat mengambil gambar atau adegan tersebut Jendil yang merupakan makelar mobil telah meminta izin, tetapi hanya untuk foto, bukan video. Selain itu, Ls juga mengatakan, video porno berdurasi 13 menit dengan pose telanjang bulat tersebut merupakan dirinya bersama TY di penginapan "V" pada akhir 2010.

Sementara itu, Kapolsek Sentolo Komisaris  Dewa Putu Arta melalui Panit I Reskrim Polsek Sentolo Ipda Arif Darmawan mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Selain itu, pihaknya belum memeriksa pelaku laki-laki dalam video ini.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi korban dan saksi-saksi lain," kata Arif. Lebih lanjut Arif mengatakan, pemeriksaan terhadap Ls masih berstatus sebagai saksi atas Pasal 29 atau Pasal 34 atau Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"Tersangka belum ada, tetapi sudah mengarah kepada pelaku laki-laki. Kami juga mengamankan dua buah telepon genggam milik warga Sentolo. Kami masih melakukan pengembangan kasus ini," kata Arif.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorPepih Nugraha

    Terkini Lainnya

    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Nasional
    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

    Megapolitan
    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Regional
    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Internasional
    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    Megapolitan
    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Nasional
    Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Megapolitan
    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Nasional
    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Megapolitan
    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Megapolitan
    Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

    Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

    Nasional
    Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

    Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

    Megapolitan
    Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

    Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

    Internasional
    Usung Tema 'Enlightenment', Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

    Usung Tema "Enlightenment", Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

    Regional
    Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

    Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

    Nasional

    Close Ads X