Presiden Berharap Pilkada Aceh Kondusif

Kompas.com - 09/04/2012, 12:41 WIB
Penulis Hindra Liu
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap pemilihan kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten di Aceh berlangsung dengan kondusif. Kepala Negara juga berharap, masyarakat Aceh yang memiliki hak konstitusional dapat turut serta dalam pesta demokrasi tersebut.

"Kita semua berharap kepala daerah yang terpilih nanti benar-benar pilihan rakyat," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Selain itu, Presiden juga berharap tak ada gesekan antarpendukung calon kepala daerah. Diharapkan pula tak ada intimidasi kepada masyarakat Aceh oleh kelompok-kelompok tertentu.

Hari ini warga Aceh serentak menggelar pemilihan kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Namun, menjelang pilkada, intimidasi terhadap warga dan tim sukses calon kepala daerah masih saja terjadi. Tetapi, pelanggaran atas proses demokrasi ini sulit diproses secara hukum. Hal ini dikatakan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Langsa, Aceh, Eka Saputra, Minggu (8/4/2012).

"Kami sudah mendengar beberapa laporan adanya intimidasi kepada warga untuk memilih pasangan calon tertentu," tuturnya.

Menurut Eka, umumnya warga didatangi di rumahnya. Warga yang didatangi itu adalah mereka yang bermukim di pesisir. Masalahnya, lanjut Eka, warga enggan melaporkan intimidasi itu karena takut. Akibatnya, Panwaslu pun tidak bisa menindaklanjuti laporan ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X