Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Tugu Roda Bertahan di Register 45 Mesuji

Kompas.com - 22/02/2012, 20:26 WIB
Yulvianus Harjono

Penulis

MESUJI, KOMPAS.com- Ribuan warga eks wilayah Tugu Roda, Mesuji, Lampung, saat ini masih nekat bertahan di kawasan hutan Register 45 Mesuji. Padahal, mereka telah diultimatum untuk segera meninggalkan kawasan hutan produksi ini.

Berdasarkan pantauan Rabu (22/2/2012), wilayah di Register 45 yang disebut Suay Umpu, kini dipenuhi tenda-tenda berwarna biru dan merah. Tenda-tenda warga pendatang ini menyebar di antara tanaman-tanaman akasia muda yang baru ditanam PT Silva Inhutani Lampung, selaku pemegang hak pengelolaan kawasan hutan ini.

Warga ini dahulunya merupakan korban penggusuran penertiban hutan di Suay Umpu pada pertengahan tahun silam. Namun, pasca-mencuatnya kasus Mesuji, akhir tahun lalu mereka kembali dan berkumpul di Tugu Roda.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Berlian Tihang mengatakan, mereka ini tidak berhak menempati kawasan itu. Terkait hal ini, Pemkab Mesuji memberikan utimatum ke mereka agar meninggalkan Register 45 selambat-lambatnya 27 Februari mendatang.

Namun, seperti diungkap Siti Romlah (46), salah seorang warga Suay Umpu, dirinya tidak akan pindah. "Silahkan saja kalau mau digusur, saya tidak takut. Yang mau menggusur kami harusnya juga bertanggung jawab atas nasib kami nanti, termasuk yang mengajak kami masuk ke sini," tuturnya. Ia mengaku tidak punya lagi tempat tinggal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com