Serahkan Pengungkapannya kepada Polisi

Kompas.com - 30/07/2011, 11:51 WIB
EditorAgus Mulyadi

BANDUNG, KOMPAS — Perwakilan keluarga korban pembantaian di Banjaran, Bandung, Cecep Ahmad, menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus itu kepada polisi.

"Tidak ada keributan dalam keluarga. Keluarga besar kami rukun-rukun saja," katanya, Sabtu (30/7/2011).

Pernyataan tersebut menepis dugaan keterlibatan orang dalam mengingat kepolisian tidak menemukan kunci rumah yang dirusak.

Pihak keluarga Apo Sumarna, korban pembantaian Banjaran, juga mengucapkan terima kasih kepada kepolisian atas kesigapannya dalam menangani insiden berdarah tersebut.

Apo ditemukan meninggal oleh petugas kepolisian, Jumat (29/7/2011) sore, bersama jenazah istrinya, Lilis Yeti, dan cucunya, Kesya.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk sehingga diperkirakan pelaku menghabisi tiga korban ini pada 3-5 hari sebelumnya. Ketiganya meninggal dunia dengan luka gorok di leher.

Tiga jenazah itu dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X