Guru Demo, UAS Tertunda, Murid Kecewa

Kompas.com - 05/04/2010, 12:52 WIB
Editormbonk

JANTHO, KOMPAS.com - Ratusan guru yang didukung Persatuan Guru Republik Indonesia, Senin (5/4/2010), menyambangi kantor Pengadilan Negeri Jantho. Mereka mendesak PN Jantho memberikan status tahanan luar bagi rekan mereka yang didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya.

Johansyah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Wilayah III Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar menyatakan mereka melakukan aksi menuntut status tersebut karena yakin Ieham bin Mahmud, guru bantu di SD Negeri Lampeuneurut, tidak bersalah. "Kami akan rapat akbar dan bertahan sampai ada putusan dia diberi status tahanan luar," tuturnya.

Dia juga meminta maaf kepada seluruh murid yang ada di Aceh Besar karena ujian akhir sekolah kelas III SMP, ditunda. Penundaan itu hanya berlangsung selama beberapa hari. "Kami tidak akan merugikan anak didik kami," tuturnya.

Meski demikian para murid mengaku dirugikan dengan penundaan tersebut. Menurut Bela, salah satu siswi SMP Lampeuneurut, para siswa sudah belajar keras untuk menghadapi ujian ini. Dirinya mengaku tidak mengerti mengapa guru-guru mereka berdemo di Aceh Besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.