Wisatawan, Ada Bus Antar-Jemput Gratis di Denpasar

Kompas.com - 01/09/2008, 08:19 WIB
Editor
DENPASAR, SENIN - Untuk menghidupkan lagi pariwisata kota yang semakin meredup, Pemerintah Kota Denpasar mengoperasikan bus antar-jemput gratis dari kawasan Sanur ke sejumlah obyek wisata di Denpasar. Agen pariwisata dilibatkan dalam program tersebut.

Uji coba pengoperasian bus antar-jemput itu sudah dilakukan awal Agustus lalu bersamaan dengan digelarnya festival pariwisata Sanur, Sanur Village Festival 2008. Namun, program itu kurang sosialisasi sehingga belum direspons wisatawan yang tengah berlibur di kawasan Sanur.

”Namun, dari sejumlah wisatawan yang sempat ikut menikmati fasilitas ini, mereka mengaku puas. Kami sudah jajaki dengan pengelola obyek wisata yang ada di Kota Denpasar, seperti Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Museum Bali, dan Taman Budaya. Mereka menyambut dengan sangat antusias program ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Putu Budiasa di Denpasar, Sabtu (30/8).

Secara teknis, operasional bus antar-jemput bergerak dari kawasan wisata Sanur menuju pusat kota. Setiap tempat yang telah ditentukan bus akan berhenti selama lima menit untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Jalur yang dirancang antara lain Banjar Semawang, Sanur, dengan menyusuri rute sejumlah hotel di Sanur, seperti Bali Hyatt, Hotel Griya Santrian, Restaurant Pergola, Grand Bali Beach, menuju Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Matahari Department Store, Puputan Badung, Taman Budaya, dan kembali ke Sanur.

Budiasa mengakui, pariwisata Kota Denpasar dalam beberapa tahun ini ”kalah” dengan wisata pantai di Kuta dan Nusa Dua, Badung, serta Ubud, Gianyar. Padahal, dari sisi aset, Kota Denpasar tak kalah dari dua kabupaten itu maupun kabupaten lain di Bali.

”Program ini diharapkan dapat menjadi semacam revitalisasi pariwisata Denpasar,” ujar Budiasa.

”Kegiatan Asian Beach Games Oktober mendatang menjadi salah satu momentum sosialisasi program ini. Kami akan mendayagunakan agen-agen perjalanan wisata di Denpasar,” kata Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar Erwin Suryadharma menambahkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X