Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Kompas.com - 19/04/2024, 21:32 WIB
Idon Tanjung,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai, Riau, akan melimpahkan perkara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ke pengadilan.

Kepala Kejari Dumai Agustinus Herimulyanto mengatakan, tersangka dalam perkara Pemilu ini berinisial SY.

Tersangka adalah seorang calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Dumai Barat dan Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

"Hari ini, telah dilakukan proses penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidikan, di Kejari Dumai. Kami akan segera memproses ke tahap penuntutan (pelimpahan ke pengadilan) satu perkara pemilu atas nama tersangka dengan inisial SY," ujar Agustinus kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Jumat (19/4/2024).

Baca juga: Terbukti Bagi-bagi Uang Saat Pemilu, Caleg Demokrat Divonis 5 Bulan Penjara

Agustinus menjelaskan, beberapa hari sebelumnya, jaksa telah menerima dan meneliti berkas tersangka SY dari penyidik Polres Dumai.

Kemudian, jaksa telah menyatakan berkas perkara lengkap (P-21) dengan sangkaan tersangka sengaja pada masa tenang menjanjikan atau memberikan uang atau materi kepada pemilih secara langsung ataupun tidak langsung.

Sebagaimana dimaksud dan diancam pidana dalam Pasal 523 Ayat (2) jo Pasal 278 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam proses penyidikan sebelumnya, terungkap fakta-fakta pidana pemilu yang dilakukan oleh SY.

Pada masa tenang pemilu, 13 Februari 2024, beredar pesan suara (voice note) di grup WhatsApp diduga dikirim oleh tersangka SY.

Dia berjanji akan memberikan uang Rp 200.000 per orang kepada warga yang mencoblosnya.

Baca juga: Caleg PDI-P Salatiga yang Mundur Buka Suara, Diminta Tanda Tangani Surat Pengunduran Diri Tanpa Tanggal

Dugaan politik uang itu kemudian dilaporkan dan ditelaah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Dumai.

"Perbuatan caleg tersebut, kemudian ditindaklanjuti sebagai tindak pidana pemilu oleh penyidik Polres Dumai sebagai Tim Sentra Gakkumdu Kota Dumai," kata Agustinus.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siswa SMP di Aceh Curi Sepeda Motor Polisi, 'Sparepart' Dibongkar lalu Dijual

Siswa SMP di Aceh Curi Sepeda Motor Polisi, "Sparepart" Dibongkar lalu Dijual

Regional
Presiden Jokowi Cek Harga Sembako Saat Kunjungi Pasar Seketeng Sumbawa

Presiden Jokowi Cek Harga Sembako Saat Kunjungi Pasar Seketeng Sumbawa

Regional
Copot Pegawai yang Terlibat Perdagangan Satwa Ilegal di Kalimantan, Bea Cukai: Ini Tidak Terkait Instansi

Copot Pegawai yang Terlibat Perdagangan Satwa Ilegal di Kalimantan, Bea Cukai: Ini Tidak Terkait Instansi

Regional
Janjikan Rp 200.000 ke Pemilih, Caleg di Dumai Divonis 8 Bulan Penjara

Janjikan Rp 200.000 ke Pemilih, Caleg di Dumai Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Regional
Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Regional
Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Regional
Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Regional
2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

Regional
Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Regional
Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Regional
Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Regional
Mengenal Tugu Perdamaian Sampit, Lambang Perdamaian setelah Konflik Sampit 2001

Mengenal Tugu Perdamaian Sampit, Lambang Perdamaian setelah Konflik Sampit 2001

Regional
Gibran Mengaku Sudah Persiapkan Berlabuh ke Partai Politik

Gibran Mengaku Sudah Persiapkan Berlabuh ke Partai Politik

Regional
Hadiri Rapat Pleno Penetapan Kursi DPRD Solo, Gibran: Tak Sabar Terima Banyak Masukan

Hadiri Rapat Pleno Penetapan Kursi DPRD Solo, Gibran: Tak Sabar Terima Banyak Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com