Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembunuh Kakek Nenek di Lebak Ditangkap, Sempat Menangis Histeris dan Lapor ke Polsek

Kompas.com - 26/03/2024, 15:07 WIB
Acep Nazmudin,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LEBAK, KOMPAS.com - Polisi menangkap terduga pembunuh pasangan kakek nenek di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Terduga pelaku berinisal J (40) yang merupakan cucunya sendiri.

"Iya cucu tirinya," kata Kapolsek Malingping, AKP Sugiar Ali Munandar, Selasa (26/3/2024).

Baca juga: Dendam karena Ditangkap, Pria di Riau Ancam Polisi Pakai Golok

Sugiar menjelaskan, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Lebak untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dikonfirmasi terpisah, Saepi, keluarga korban, membenarkan jika pelaku sudah ditangkap. Menurut Saepi, pelaku merupakan cucu dari mantan istri korban Kemed (85).

"Iya pelakunya sudah ketahuan, sekarang sudah dibawa polisi," kata Saepi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (26/3/2024).

Baca juga: Polisi Duga Pembunuh Briptu SA Ingin Kuasai Harta Korban

Saepi menyebut, pelaku sempat menangis saat warga menemukan jasad Kemed dan istrinya tergeletak di dalam rumahnya.

Video saat pelaku menangis juga tersebar di media sosial.

"Iya akting itu, pura-pura nangis," kata Saepi.

Setelah menangis, sambung Saepi, pelaku pergi ke kantor Polsek Malingping untuk ikut melaporkan peristiwa ditemukannya jasad kakek dan neneknya.

Menurut Saepi, pelaku tidak kembali lagi ke kampung setelah dari Polsek.

"Enggak lama ada info dia jadi tersangka pembunuhan, kami memang sudah curiga," tutur Saepi.

Berita sebelumnya, sepasang suami istri ditemukan tewas di Kampung Cigarukgak, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Senin (25/3/2024).

Jasad Kemed (85) dan Sartimah (62) ditemukan tergeletak di rumahnya dalam posisi berdekatan. Terdapat sejumlah luka di bagian kepala korban.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Lebak, Iptu M Hazali Alfian mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh warga yang curiga karena tidak melihat keduanya beraktivitas dalam dua hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Regional
Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Regional
Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Regional
Tingkatkan Pengelolaan Medsos OPD Berkualitas, Pemkab Blora Belajar ke Sumedang dan Pemprov Jabar

Tingkatkan Pengelolaan Medsos OPD Berkualitas, Pemkab Blora Belajar ke Sumedang dan Pemprov Jabar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com