Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Dukun Gadungan Peras Pensiunan PNS Rp 83 Juta di Lampung Timur

Kompas.com - 08/11/2023, 05:14 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Maksud hati mencari jodoh, seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Lampung Timur ditipu dukun gadungan Rp 83,4 juta.

Korban berinisial SK (63), warga Kecamatan Batanghari, itu mengaku mencari bantuan dukun di Facebook untuk dicarikan jodoh.

Korban akhirnya kontak dan menjalin komunikasi dengan pelaku berinisial AS (37), warga Kecamatan Sekampung.

Baca juga: Mau Cari Jodoh, Pensiunan PNS Malah Ditipu Dukun Palsu Rp 83 Juta

"Saat berkomunikasi, pelaku mengaku bisa mendapatkan jodoh bagi korban dengan beberapa syarat," kata Kepala Polres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, Selasa (7/11/2023).

Baca juga: Mengaku Bisa Ambil Uang di Bank Gaib, Dukun Pengganda Uang Tipu Korbannya hingga Ratusan Juta Rupiah

Ancam santet anak korban

Lalu pelaku meminta sejumlah uang untuk membeli perlengkapan ritual. Korban saat itu mengaku sempat menolak, namun pelaku mengancam akan menyantet anak korban.

"Korban yang terancam lalu secara bertahap mengirimkan uang kepada pelaku hingga mencapai Rp 83,4 juta," kata Rizal.

Merasa terancam dan diperas, korban akhirnya melapor ke polisi. Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya menangkap AS.

"Pelaku sudah kita amankan, inisial AS, usia 37 tahun, warga Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung," kata Rizal melalui sambungn telepon, Selasa.

(Penulis: Tri Purna Jaya | Editor: Glori K. Wadrianto)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Update Kasus Penemuan Mayat di Indekos Cirebon, Korban Berlumuran Darah dan Sempat Disembunyikan di Dalam Lemari Baju

Update Kasus Penemuan Mayat di Indekos Cirebon, Korban Berlumuran Darah dan Sempat Disembunyikan di Dalam Lemari Baju

Regional
KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

Regional
Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Regional
Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Regional
Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com