Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilkada Pangkalpinang Jalur Perseorangan Butuh 16.142 Dukungan, Awas KTP Dicatut

Kompas.com - 23/04/2024, 10:45 WIB
Heru Dahnur ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Pilkada serentak bakal digelar tahun ini. Salah satunya di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Tahapan pilkada tersebut diawali dengan proses penerimaan syarat dukungan untuk bakal calon yang maju dari jalur perseorangan atau kerap disebut jalur independen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Sobarian mengatakan, prosedur pendaftaran calon perseorangan telah diumumkan.

Baca juga: Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota dan Dosen Mendaftar lewat PDI-P

Penyelenggara pemilu di ibu kota provinsi Bangka Belitung itu bertindak sesuai Surat Keputusan (SK) KPU Kota Pangkalpinang Nomor 181 Tahun 2024.

"Pendaftaran calon perseorangan untuk wilayah Kota Pangkalpinang memerlukan dukungan minimal sebanyak 16.142 yang tersebar di minimal 4 kecamatan," kata Sobarian kepada Kompas.com di kantornya, Selasa (23/4/2024).

Baca juga: Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-satunya Jalan Hanya Pulang

Sobarian menuturkan, pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan dapat dilakukan 5 Mei-19 Agustus 2024.

Jumlah syarat dukungan sebesar 10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Pangkalpinang yang tercatat 161.413 pemilih.

"KPU juga telah membuka helpdesk di kantor untuk memberikan bantuan kepada calon perseorangan yang membutuhkan informasi atau bantuan terkait proses pendaftaran," tutur Sobarian.

Komisioner KPU Pangkalpinang Margarita menambahkan, bukti dukungan dalam bentuk fotocopy KTP bakal diverifikasi faktual.

Hal itu untuk memastikan dukungannya benar diberikan atau sekadar pencatutan.

"Dari pengalaman kita ada ditemukan dukungan dari anggota KPU dan juga ASN. Ternyata itu dicatut, karena banyak fotocopy KTP disalahgunakan," ujar Margarita.

Margarita menegaskan, dukungan untuk calon perseorangan dari ASN, TNI/Polri, termasuk penyelenggara pemilu tidak diperbolehkan.

"Mereka semua juga para ASN sebenarnya sudah tahu, jadi kalau ada temuan, besar kemungkinan itu pencatutan," jelas Margarita.

Bagi setiap temuan, akan dianggap tidak memenuhi syarat dan calon diminta untuk melengkapi kembali sesuai tenggat waktunya.

Pada Pilkada Pangkalpinang 2018, tercatat empat pasangan calon. Satu pasangan di antaranya, maju dari jalur perseorangan yakni Rinaldi Abdullah-Sarjulianto.

Namun kala itu, pasangan tersebut harus mengakui keunggulan duet Maulan Aklil-M Sopian yang diusung PDI Perjuangan.

Ketua Bawaslu Pangkalpinang Imam Ghozali mengimbau, KPU segera mensosialisasikan kepada masyarakat. Bawaslu bakal melakukan pengawasan pada tahapan pencalonan jalur perseorangan dengan cara dilakukan melalui pengawasan melekat pada setiap tingkatan.

"Syarat minimal dan persebaran dukungan bakal pasangan calon perseorangan harus sesuai," ujar Imam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Angkutan Kota Salatiga Terbakar saat Parkir di Depan Ruko

Angkutan Kota Salatiga Terbakar saat Parkir di Depan Ruko

Regional
Hari Jadi Ke-78 Sumsel, Pemprov Serahkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan hingga Ponpes 

Hari Jadi Ke-78 Sumsel, Pemprov Serahkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan hingga Ponpes 

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
DPC PDI-P Kota Yogyakarta Perpanjang Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

DPC PDI-P Kota Yogyakarta Perpanjang Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Regional
Napi Anak Pembunuh Polisi Ditangkap, Menyamar Jadi Penumpang Travel

Napi Anak Pembunuh Polisi Ditangkap, Menyamar Jadi Penumpang Travel

Regional
Mengamuk, ODGJ di Lampung Tengah Bunuh Nenek Penderita Stroke

Mengamuk, ODGJ di Lampung Tengah Bunuh Nenek Penderita Stroke

Regional
19 Pekerja Ilegal yang Hendak Dikirim ke Kalimantan Diiming-imingi Gaji Rp 900.000

19 Pekerja Ilegal yang Hendak Dikirim ke Kalimantan Diiming-imingi Gaji Rp 900.000

Regional
Malapraktik, Bidan di Prabumulih Ditetapkan Tersangka

Malapraktik, Bidan di Prabumulih Ditetapkan Tersangka

Regional
Harkitnas dan Hari Jadi Ke-283 Wonogiri, Bupati Jekek: Penguasaan Teknologi Kunci Capai Indonesia Emas 2045

Harkitnas dan Hari Jadi Ke-283 Wonogiri, Bupati Jekek: Penguasaan Teknologi Kunci Capai Indonesia Emas 2045

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
KPU Sikka Respons Kasus Caleg Terpilih Jadi Tersangka TPPO

KPU Sikka Respons Kasus Caleg Terpilih Jadi Tersangka TPPO

Regional
Mengalami Pendarahan, 1 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat

Mengalami Pendarahan, 1 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat

Regional
KKP Bongkar Penyelundupan BBM Ilegal dan TPPO di Maluku

KKP Bongkar Penyelundupan BBM Ilegal dan TPPO di Maluku

Regional
Rebut Markas OPM di Hutan Maybrat, TNI Amankan Kotak Amunisi dan Puluhan Anak Panah

Rebut Markas OPM di Hutan Maybrat, TNI Amankan Kotak Amunisi dan Puluhan Anak Panah

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang Cerah Berawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com