Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-satunya Jalan Hanya Pulang

Kompas.com - 23/04/2024, 08:00 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Warga Jawa Tengah yang berdomisili di luar daerah maupun luar negeri tidak bisa mengikuti pemungutan suara pada Pilgub Jateng 2024 bila tidak mencoblos di daerah asalnya.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Jawa Tengah, Muslim Aisha menegaskan, KPU dilarang membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar wilayah Jateng.

Sehingga pohaknya berharap warga Jateng akan pulang dari perantauan pada hari pemilihan untuk dapat menggunakan hak pilih di daerah asalnya.

Baca juga: Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

"Kalau untuk pilkada kita tidak boleh membuat TPS di luar wilayah, maka apapun misalnya warga Jateng di Jakarta mereka tetap dicatat dan dapat surat, ada keluarganya yang di sini, tetapi satu-satunya jalan hanya pulang," ujar Muslim saat diwawancarai di kantornya, Senin (22/4/2024).

Muslim menambahkan, hal ini juga berlaku bagi warga Jateng yang tinggal di luar negeri.

Bila tak dapat kembali saat hari pencoblosan, suara dianggap hangus.

"Iya sama (yang di luar negeri) ya harus pulang, kalau tidak pulang tidak bisa (mencoblos) karena di sana tidak ada TPS LN juga kan, karena ini basisnya pilkada lokal sekali, jadi kita diatur kewenangan tidak membuat TPS di luar wilayah. Enggak usah jauh-jauh di luar negeri, di Jakarta pun kita tidak bisa memfasilitasi TPS di sana," jelasnya.

Begitu pula bagi warga luar Jateng yang telah lama tinggal di Jateng tetap tak dapat menyumbang suara saat Pilgub Jateng lantaran tidak memiliki hak pilih di Jateng.

"Enggak bisa (milih) karena ini kan lokal, artinya hajatnya Jateng kalau bukan orang Jateng ya enggak bisa," lanjutnya.

Baca juga: Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Dia menambahkan, pilkada serentak pada November mendatang diikuti oleh 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi di Indonesia.

"Se-Indoneaia 514 (kabupaten/kota) dikurangi DKI 6, jadi 508. Dari Jateng semua 35 kabupaten/kota (termasuk di dalamnya 508). Kalau pilgub hanya DIY yang tidak melaksanakan, jadi pilgub 37 (provinsi), pilbup pilwakot 508 (kabupaten/kota)," tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com