Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Kompas.com - 22/04/2024, 08:50 WIB
Tri Purna Jaya,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, ditangkap polisi karena memperkosa tetangganya sendiri.

Korban yang masih berusia 13 tahun itu diancam akan dibunuh ketika melawan saat diperkosa pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Karang Timur, Inspektur Satu (Iptu) Novaldo Supeno, membenarkan pihaknya telah menangkap HE (53) atas tindakan pemerkosaan terhadap B (13).

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Kandung sampai Hamil di Banten, Sempat Temani Persalinan

Novaldo mengatakan, pelaku juga diketahui sebagai tokoh masyarakat di kecamatan tersebut dan aktif di kegiatan warga.

"Benar, tersangka ini termasuk salah seorang tokoh masyarakat yang seharusnya mengayomi dan memberikan contoh baik," katanya saat dihubungi, Senin (22/4/2024) pagi.

Dari hasil penyelidikan, pemerkosaan terjadi pada April 2023. Ketika itu, korban yang hendak pulang setelah bermain dipanggil oleh pelaku.

Baca juga: Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Saat korban mendekat, pelaku tiba-tiba membekap mulutnya lalu ditarik paksa ke sebuah rumah kosong.

"Di TKP (tempat kejadian perkara) pelaku memaksa korban dan sempat dilawan. Namun karena diancam, korban ketakutan dan tidak berdaya," tutur dia.

Ancaman itu kembali dilontarkan pelaku agar tidak memberitahu siapapun atas perbuatan itu.

Kasus ini terungkap setelah keluarga merasa janggal dengan perilaku korban yang menjadi pendiam dan selalu ketakutan saat melihat pria dewasa.

"Keluarga lalu bertanya dan akhirnya mengetahui peristiwa yang membuatnya trauma itu," kata dia.

Penangkapan pelaku pun sempat membuat heboh warga setempat. Pasalnya, tersangka dikenal sebagai tokoh masyarakat dan aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

Novaldo mengaku pelaku masih diperiksa untuk mengetahui apakah ada korban lain.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 81 Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan terancam hukuman pidana selama 15 tahun kurungan penjara.

"Pemeriksaan masih dilakukan. Tersangka sementara kami tahan di mapolsek," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

OJK Jateng Tangani Investasi Koperasi di Solo Janjikan Bunga Tinggi

OJK Jateng Tangani Investasi Koperasi di Solo Janjikan Bunga Tinggi

Regional
Incar 'Emak-emak' Pergi ke Pasar, Sindikat Begal Ditangkap Setelah Adu Tembak di Jalanan

Incar "Emak-emak" Pergi ke Pasar, Sindikat Begal Ditangkap Setelah Adu Tembak di Jalanan

Regional
Jadi yang Tercepat Saluran DAK Fisik dan Dana Desa, Pemkab HST Raih 2 Penghargaan dari DJPb Kalsel

Jadi yang Tercepat Saluran DAK Fisik dan Dana Desa, Pemkab HST Raih 2 Penghargaan dari DJPb Kalsel

Kilas Daerah
Cerita Teguh Prakosa Mencari Makam Eks Wali Kota Solo, Terakhir Ditemukan di Magelang

Cerita Teguh Prakosa Mencari Makam Eks Wali Kota Solo, Terakhir Ditemukan di Magelang

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter

Regional
Puluhan Orangtua dan Murid SDN 212 Kota Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa

Puluhan Orangtua dan Murid SDN 212 Kota Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa

Regional
Bus Rombongan Siswa SMK Purworejo Kecelakaan di Tol Semarang, 3 Orang Dilarikan ke RS

Bus Rombongan Siswa SMK Purworejo Kecelakaan di Tol Semarang, 3 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Kudus Dihukum Celupkan Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag: Ini Jelas Pelanggaran

Santri di Kudus Dihukum Celupkan Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag: Ini Jelas Pelanggaran

Regional
Bocah 8 Tahun di Nunukan Dicabuli Tetangganya, Awalnya Korban Numpang Main Ayunan

Bocah 8 Tahun di Nunukan Dicabuli Tetangganya, Awalnya Korban Numpang Main Ayunan

Regional
Mengenal Bripda Sherly, Polwan Banyumas yang Hafal Al Quran 30 Juz

Mengenal Bripda Sherly, Polwan Banyumas yang Hafal Al Quran 30 Juz

Regional
Pakai Dana Hibah UEA Rp 14,2 Miliar, Penataan Taman Makam Pahlawan Solo Proses Lelang

Pakai Dana Hibah UEA Rp 14,2 Miliar, Penataan Taman Makam Pahlawan Solo Proses Lelang

Regional
Warga Amerika Ditemukan Tewas di Perairan Mentawai Usai 'Surfing'

Warga Amerika Ditemukan Tewas di Perairan Mentawai Usai "Surfing"

Regional
PPP Tugaskan Eks Jenderal Bintang 3 Maju Pilkada Maluku

PPP Tugaskan Eks Jenderal Bintang 3 Maju Pilkada Maluku

Regional
Stok Elpiji 3 Kg di Lampung Utara Langka, Warga Harus Keliling Berburu

Stok Elpiji 3 Kg di Lampung Utara Langka, Warga Harus Keliling Berburu

Regional
Terlibat Kecelakaan, Bus Rombongan Siswa asal Purworejo Ringsek di Tol Tembalang-Semarang

Terlibat Kecelakaan, Bus Rombongan Siswa asal Purworejo Ringsek di Tol Tembalang-Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com