Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Kompas.com - 19/04/2024, 17:47 WIB
Skivo Marcelino Mandey,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

MANADO, KOMPAS.com - Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali meletus, Jumat (19/4/2024) pukul 17.06 Wita.

Tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter berwarna kelabu tebal dan condong ke arah selatan.

"Masih berlangsung sampai saat ini," ujar Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang Sitaro Yudia Tatipang lewat pesan singkat di grup WhatsApp, Jumat sore.

Baca juga: Penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado Diperpanjang, Abu Vulkanik Gunung Ruang Ganggu Penerbangan

Berdasarkan rilis data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kondisi terkini aktivitas Gunung Ruang statusnya masih berada pada Level IV (Awas) pada 19 April 2024 hingga pukul 12.00 Wita.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Muhammad Wafid menjelaskan, pemantauan visual pada hari ini Jumat (19/4/2024) hingga pukul 12.00 Wita, masih teramati asap kawah menerus berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 50-200 meter dari puncak kawah.

Hasil pemantauan visual, saat ini aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi, potensi bahaya yang mungkin terjadi adalah erupsi eksplosif menghasilkan lontaran batu
(pijar) ke segala arah yang bisa diikuti dengan awan panas maupun erupsi efusif (aliran lava).

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi, oleh karena itu tingkat aktivitas Gunung Ruang masih tetap di Level IV (Awas)," jelasnya.

Baca juga: Erupsi Merapi dan Sejarah Letusannya...


Potensi bahaya awan panas dan tsunami

Erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang Erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang

Pada tingkat aktivitas Gunung Ruang Level IV direkomendasikan kepada masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

"Masyarakat yang bermukim di wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 6 kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 kilometer," imbaunya.

Selain itu, masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan
tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunung api ke laut.

"Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan," katanya.

Pemerintah setempat sudah menetapkan status tanggap darurat pasca-erupsi Gunung Ruang.

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Bagaimana Kondisi Wisata Lava Tour Merapi?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com