Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadi Tersangka Penipuan, Kadis Perkim Kota Metro Ditahan

Kompas.com - 23/01/2024, 13:56 WIB
Tri Purna Jaya,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Metro, Lampung, ditetapkan sebagai tersangka penipuan. Tersangka kini ditahan di Mapolres Metro.

Kepala Satreskrim Polres Kota Metro, Inspektur Satu (Iptu) Rosali mengatakan, tersangka berinisial F, Kadis Perkim di Pemkot Metro.

"Benar, tersangka berstatus PNS aktif dan menjabat sebagai Kadis di Disperkim," katanya saat dihubungi dari Bandar Lampung, Selasa (23/1/2024).

Baca juga: Polisi Tembak Pembius Sopir Truk di Lampung untuk Bawa Kabur Truk Pasir

Rosali mengatakan, tersangka F dijemput paksa di kantornya pada Senin (22/1/2024) siang. Penjemputan paksa dilakukan setelah tersangka tidak mengindahkan pemanggilan oleh kepolisian.

"Ini kasus tahun 2020, sudah penyelidikan dan penyidikan, lalu kita gelar perkara ulang dan menetapkan tersangka," beber dia.

Baca juga: Ganjar Sakit Perut Lewati Jalan Rusak di Lampung Selatan

Tersangka F ditangkap dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan atas penjualan tanah/bangunan senilai Rp 400 juta.

Kasus penipuan ini dilaporkan oleh korban berinisial AL pada tahun 2020 di Polsek Metro Pusat dengan nomor laporan LP/675/B/X/2020/LPG/Res Metro/Sek Metro Pusat.

Saat itu korban melaporkan mengalami penipuan atas pembelian tanah dan bangunan di Perumahan Prasanti Garden, Kecamatan Metro Pusat.

"Modusnya menawarkan rumah dengan jumlah ukuran tanah dan bangunan tertentu," ungkap Rosali.

Tetapi, setelah dilakukan pembayaran dan korban mengajukan sertifikat ke notaris, luas tanah dan bangunan itu tidak sesuai dengan yang dibeli korban.

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta," tutur dia.

Rosali mengatakan tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

552 Hewan Kurban di Jateng Terinfeksi Cacing Hati, Ini Penyebabnya

552 Hewan Kurban di Jateng Terinfeksi Cacing Hati, Ini Penyebabnya

Regional
Resmi Didukung PKB-Nasdem di Pilkada, Bupati Blora Masih Penjajakan dengan Parpol Lain

Resmi Didukung PKB-Nasdem di Pilkada, Bupati Blora Masih Penjajakan dengan Parpol Lain

Regional
Mengintip Desa Digital Sepakung di Semarang, dari Daerah Tertinggal Jadi Melek Teknologi

Mengintip Desa Digital Sepakung di Semarang, dari Daerah Tertinggal Jadi Melek Teknologi

Regional
Polres Lombok Barat Tangkap Pengedar Sabu di Batulayar

Polres Lombok Barat Tangkap Pengedar Sabu di Batulayar

Regional
PDI-P Sukoharjo Jalin Koalisi dengan Gerindra di Pilkada 2024, Meski Bisa Usung Calon Sendiri

PDI-P Sukoharjo Jalin Koalisi dengan Gerindra di Pilkada 2024, Meski Bisa Usung Calon Sendiri

Regional
Dipercaya Punya Banyak Khasiat, Ratusan Warga Demak Berebut Minyak Jamas Pusaka Sunan Kalijaga

Dipercaya Punya Banyak Khasiat, Ratusan Warga Demak Berebut Minyak Jamas Pusaka Sunan Kalijaga

Regional
'Endorse' Situs Judi 'Online', 2 Selebgram di Lampung Diciduk

"Endorse" Situs Judi "Online", 2 Selebgram di Lampung Diciduk

Regional
KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak Jaya

KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak Jaya

Regional
Tipu Calon Pekerja Migran Rp 47 Juta, Perempuan di Lombok Ditangkap

Tipu Calon Pekerja Migran Rp 47 Juta, Perempuan di Lombok Ditangkap

Regional
PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

Regional
Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Regional
Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Regional
Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Regional
5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

Regional
Anak Bunuh Ayah di Kebumen, Korban Ber-KTP Kalimantan

Anak Bunuh Ayah di Kebumen, Korban Ber-KTP Kalimantan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com