Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WN Australia Diduga Diperkosa WN Nigeria di Bali Usai Minum Miras Bersama

Kompas.com - 06/12/2022, 13:49 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Krisiandi

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.COM - Polisi tengah mendalami kasus pemerkosaan terhadap seorang perempuan warga negara Australia, berinisial RKT (25), yang diduga dilakukan oleh temannya asal Nigeria, IJZ (25).

Pelaku melakukan aksi jahatnya saat korban dalam keadaan mabuk minuman keras usai pulang dari sebuah kelab malam di kawasan Canggung, Badung, Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu Setianto, mengatakan, peristiwa yang menimpa korban tersebut terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Bali, pada Jumat (2/12/20/22) sekitar pukul 21.59 Wita.

Baca juga: Kuasa Hukum Anak Majikan yang Dituduh Perkosa ART: Klien Kami yang Jadi Korban

"(Penyelidikan) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/1330/XII/2022/SPKT.SAT RESKRIM/POLRESTA DPS/POLDA BALI 3 Desember 2022 tentang tindak pidana pemerkosaan," kata Satake dalam keterangan tertulis pada Selasa (6/12/2022).

Satake menerangkan, kasus ini berawal ketika korban mendatangi sebuah kelab malam di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 19.17 Wita.

Di tempat itu, korban berkenalan dengan dua orang WNI dan dua WN Nigeria, termasuk pelaku. Mereka lalu minum miras bersama.

Selang beberapa jam kemudian, korban yang sudah dalam kondisi mabuk diantar pulang dua orang staff di kelab malam tersebut yang tidak dikenalnya.

Namun, kedua orang tersebut malah mengantar korban ke kamar kos pelaku di Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Setibanya di sana, korban langsung dibopong oleh pelaku masuk ke kamarnya. Di dalam kamar itulah pelaku memperkosa korban.

Saat itu, korban masih sempat melawan dan kabur melalui jendela kamar kos tersebut.

"Sampai korban bisa melawan dengan mendorong pelaku dan lari melalui jendela. Akibatnya korban mengalami sakit pada kemaluannya dan luka lecet pada kaki bawah, benjol pada kepala," kata dia.

Baca juga: WN Amerika Perkosa WN Filipina di Bali, Teman Korban Justru Ikut Membantu Pelaku

Satake mengatakan, pelaku saat ini belum dilakukan penangkapan karena masih dalam proses penyelidikan.

Perbuatan pelaku tersebut diduga melanggar Pasal 285 KUHP atau Pasal 6 huruf a UU RI Nomor 12 Tahun 2022.

"Atas laporan itu, langkah-langkah yang sudah dilakukan yakni melakukan pengecekan TKP, pemeriksaan kepada korban dan saksi saksi dan melakukan visum terhadap korban," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Korban Meninggal Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Bertambah, Ini Identitasnya

Korban Meninggal Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Bertambah, Ini Identitasnya

Regional
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Siang Ini Padat, Namun Masih Lancar

Jalan Tol Jakarta-Cikampek Siang Ini Padat, Namun Masih Lancar

Regional
Rekayasa Lalu Lintas 'Contraflow' Kembali Diberlakukan di Ruas Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor

Rekayasa Lalu Lintas "Contraflow" Kembali Diberlakukan di Ruas Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor

Regional
Suasana Pelabuhan Merak Siang Ini, Kantong Parkir Dermaga Kapal Ekspres Penuh

Suasana Pelabuhan Merak Siang Ini, Kantong Parkir Dermaga Kapal Ekspres Penuh

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Kronologi Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Sempat Antar Korban Ritual

Kronologi Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Sempat Antar Korban Ritual

Regional
4 Orang Tersambar Petir Saat Memancing di Waduk Riam Kanan Kalsel, 2 Orang Tewas

4 Orang Tersambar Petir Saat Memancing di Waduk Riam Kanan Kalsel, 2 Orang Tewas

Regional
Arus Balik, Pemudik Pejalan Kaki Membludak, 'Gangway' Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni Penuh

Arus Balik, Pemudik Pejalan Kaki Membludak, "Gangway" Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni Penuh

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Regional
Viral di Medsos, Pengunjung Masjid Al Jabbar Jadi Korban 'Getok' Harga Parkir, Ini Respons Pemprov

Viral di Medsos, Pengunjung Masjid Al Jabbar Jadi Korban 'Getok' Harga Parkir, Ini Respons Pemprov

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com