Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribut Soal Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Sulut Bakar Rumah Sendiri, Ini Ceritanya

Kompas.com - 27/11/2022, 19:00 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - JD, seorang pria asal Desa Tanaki, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), nekat membakar rumahnya sendiri karena ditegur membuat keributan soal uang taruhan Piala Dunia Qatar 2022.

JD diduga membakar rumahnya menggunakan minyak tanah hingga ludes tak bersisa. JD akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian atas aksinya itu, Jumat (25/11/2022).

Sebelumnya, JD telah meminta istri dan anaknya keluar rumah sebelum melakukan tindakan nekatnya itu. Selain itu, JD juga diduga terpengaruh minuman keras.

Baca juga: Argentina Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Konvoi, Polisi Kewalahan

Dipicu uang taruhan piala dunia

Menurut polisi, kejadian itu berawal saat JD menang taruhan piala dunia dengan rekannya.

Saat itu JD menang Rp 200.000 karena tim jagoannya Brasil menang atas tim Serbia pada Piala Dunai Qatar 2022.

Baca juga: Gara-gara Uang Taruhan Piala Dunia, Pria Ini Bakar Rumah Sendiri

Ternyata, rekannya hanya memberi uang Rp 120.000. Hal itu memicu adu mulut dan keributan.

"Usai laga tersebut, rekannya tidak membayar taruhan sesuai kesepakatan. JD hanya menerima Rp 120.000," ujar Kasi Humas AKP Hibor Tendean.

Diduga emosi ditegur warga

Keributan JD dan rekannya itu ternyata mengganggu warga hingga aparat pemerintah desa setempat turun tangan.

Tak hanya itu, aparat desa juga mengimbau warga tidak membuat keributan lewat pengeras suara dari gereja setempat. Hal itu ternyata membuat JD emosi lalu membakar rumahnya.

Namun demikian, menurut polisi, aksi nekat pelaku diduga juga dipicu masalah ekonomi keluarga.

"Diduga karena faktor masalah ekonomi hingga pelaku depresi, ditambah tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupkan keluarganya," ujar dia.

(Penulis : Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey | Editor : Robertus Belarminus)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com