Pelaku Utama Pembacokan Ketua Ormas di Bandar Lampung Ditangkap, Polisi Sita Parang dan Celurit

Kompas.com - 04/07/2022, 19:27 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Aparat Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap pelaku utama pembacokan yang menewaskan ketua organisasi masyarakat (ormas).

Korban dibacok di bagian punggung hingga tewas pada Minggu (3/7/2022) sore. 

Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Polisi (Kompol) Dennis Arya Putra, membenarkan satu orang pelaku ditangkap.

Pelaku berinisial A (30). Warga Jalan Ir Sutami, Kecamatan Sukabumi itu diduga berperan sebagai pelaku utama pembacokan terhadap Hapiturahman (40), ketua ormas ranting Kecamatan Sukabumi.

Baca juga: Ketua Ormas di Bandar Lampung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

"Pelaku sudah kita tahan dan sedang pendalaman. Peran pelaku A ini adalah pelaku utama yang melakukan pembacokan korban menggunakan senjata tajam," kata Dennis di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (4/7/2022) petang.

Penangkapan pelaku dilakukan aparat kepolisian selang beberapa jam dari peristiwa pembacokan tersebut.

"Kita amankan pelaku kemarin," kata Dennis.

Dennis menjelaskan, dari hasil visum terhadap korban ditemukan dua luka bacokan senjata tajam di bagian punggung.

"Pelaku sudah mengakui memukul korban dengan senjata tajam," kata Dennis.

Terkait motif pembacokan, Dennis mengungkapkan, dilatarbelakangi ketersinggungan atau selisih paham antara korban dengan pelaku.

Baca juga: Penyebab 2 Ormas di Binjai Bentrok hingga 1 Orang Terkena Sabetan Parang

Menurut Dennis, sejauh ini baru satu orang pelaku yang diketahui melakukan pembacokan tersebut.

"Kita sedang dalami lagi. Nanti hasil penyelidikan akan kita sampaikan," tutur Dennis.

Selain menahan pelaku A, aparat kepolisian juga menyita senjata tajam jenis parang dan celurit yang diduga digunakan untuk membacok korban.

"Pelaku A kita jerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara," beber Dennis.

Diberitakan sebelumnya, seorang ketua organisasi massa di Bandar Lampung ditemukan terbujur tak bernyawa. Tubuh korban penuh luka bacok dan bersimbah darah.

Korban bernama Hapiturahman (40). Korban ditemukan tewas di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Laga, Minggu (3/7/2022) sore.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.