Kompas.com - 23/06/2022, 20:45 WIB

KOMPAS.com - Pantai Kolbano merupakan tempat wisata yang masih alami.

Letak Pantai Kolbano di Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pantai ini menghadap ke Samudera Hindia yang luas.

Pantai Kolbano sedikit unik dibandingkan pantai pada umumnya, karena pantai ini tidak memiliki hamparan pasir putih atau pasir hitam, melainkan batuan.

Daya Tarik Pantai Kolbano

Pantai Kolbano memiliki bibir pantai dengan hamparan batu licin dengan corak berwarna-warni.

Baca juga: Menikmati Indahnya Pantai Kolbano di Pulau Timor

Kerikil Pantai Kolbano menjadi keistimewaan pantai ini. Hamparan kerikir pinggir pantai jarang di jumpai di wilayah pesisir pantai lainnya, bahkan pantai-pantai di seluruh dunia.

Batu-batuan yang memanjakan mata itu tidak hanya indah melainkan juga menjadi mata pencaharian masyarakat setempat, yaitu penambangan secara manual.

Pantai Kolbano di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari kejauhan.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Pantai Kolbano di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari kejauhan.

Batuan di sekitar Pantai Kolbano ini banyak digunakan untuk menghias rumah-rumah maupun perhotelan di Kota Kupang.

Ada ciri khas yang unik di pantai ini, yaitu landmark berupa batu raksasa yang disebut 'Fatu Un'. Jika dilihat dari samping, batu ini mirip kepala singa.

Setiap wisatawan dapat menaiki batu tersebut untuk melihat Samudera Hindia yang luas, hingga membuat wisatawan terkesima dengan pemandangan di sekitar pantai.

Keunikan lainnya, wisatawan dapat melihat matahari terbit dan terbenam di tempat yang sama.

Baca juga: Pantai Melawai: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kawasan ini juga menjadi buruan fotografer karena memiliki pemandangan yang masih alami dan unik.

Fasilitas Pantai Kolbano

Pantai Kolbano belum seperti tempat wisata lain yang memiliki fasilitas pendukung.

Di kawasan ini belum tersedia warung makan, tempat ibadah, toilet, atau tempat berteduh.

Pengunjung disarankan untuk membawa bekal sendiri supaya tidak merasa kelaparan dan kehausan selama berada di lokasi tersebut.

Salah satu aktivitas wisatawan di Pantai Kolbano.JOKO DWI CAHYANA Salah satu aktivitas wisatawan di Pantai Kolbano.

Rute Pantai Kolbano

Perjalanan menuju Pantai Kolbano dapat menggunakan perjalanan darat dari Kota Kupang.

Kendaraan yang digunakan dapat berupa bus umum atau kendaraan canteran.

Jarak tempuh Pantai Kolbano dari Kota Kupang kurang lebih 130 Km dengan waktu tempuh sekitar 4 sampai 5 jam.

Baca juga: Mengejar Momen Matahari Terbenam di Pantai Fata NTT

Rute Pantai Kolbano akan melewati Jalan Timor Raya - Jalan Oesao-Bokong - Jalan Batu Putih Soe - arah Batu Putih - arah Desa Panite - arah Desa Oebelo - arah Kecamatan Kolbano - Pantai Kolbano.

Sumber:

ttskab.go.id dan www.tribunnews.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perampok yang Bacok Korbannya di Riau Ditangkap, Satu Pelaku Dilumpuhkan Polisi

3 Perampok yang Bacok Korbannya di Riau Ditangkap, Satu Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Regional
Nelayan Temukan Sandaran Kursi Helikopter Bertuliskan Polisi Udara di Laut Belitung Timur

Nelayan Temukan Sandaran Kursi Helikopter Bertuliskan Polisi Udara di Laut Belitung Timur

Regional
Curhat ke Teman Tidak Ditanggapi, Mahasiswi di Jember Nyaris Bunuh Diri, Psikolog: Depresi, Butuh Didengarkan

Curhat ke Teman Tidak Ditanggapi, Mahasiswi di Jember Nyaris Bunuh Diri, Psikolog: Depresi, Butuh Didengarkan

Regional
Remaja 17 Tahun di Dompu NTB Ditangkap Usai Coba Memerkosa Kekasihnya

Remaja 17 Tahun di Dompu NTB Ditangkap Usai Coba Memerkosa Kekasihnya

Regional
Hadiri Rapimwil PPP Jateng, Ganjar Akui Punya Kedekatan Emosional dengan PPP

Hadiri Rapimwil PPP Jateng, Ganjar Akui Punya Kedekatan Emosional dengan PPP

Regional
Helikopter Milik Polri yang Hilang Kontak Bertolak dari Pangkalan Bun

Helikopter Milik Polri yang Hilang Kontak Bertolak dari Pangkalan Bun

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2022

Regional
Warga Korban Gempa Cianjur Tidur di Tenda Pengungsian Mulai Terserang Penyakit ISPA hingga Jantung

Warga Korban Gempa Cianjur Tidur di Tenda Pengungsian Mulai Terserang Penyakit ISPA hingga Jantung

Regional
Cuaca Buruk, Tim SAR Tetap Cari Helikopter Polri yang Hilang Kontak

Cuaca Buruk, Tim SAR Tetap Cari Helikopter Polri yang Hilang Kontak

Regional
Helikopter Polisi yang Hilang Kontak di Belitung Timur Angkut 4 Personel

Helikopter Polisi yang Hilang Kontak di Belitung Timur Angkut 4 Personel

Regional
Keluar Kamar Bawa Pisau dan Berlumuran Darah, Ibu Muda di Muara Enim Ternyata Bunuh Bayinya

Keluar Kamar Bawa Pisau dan Berlumuran Darah, Ibu Muda di Muara Enim Ternyata Bunuh Bayinya

Regional
Pencarian Helikopter Polisi yang Hilang Kontak di Belitung Timur Terkendala Cuaca Buruk

Pencarian Helikopter Polisi yang Hilang Kontak di Belitung Timur Terkendala Cuaca Buruk

Regional
Ribut Soal Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Sulut Bakar Rumah Sendiri, Ini Ceritanya

Ribut Soal Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Sulut Bakar Rumah Sendiri, Ini Ceritanya

Regional
Sandiaga Uno ke Halmahera Selatan, Pastikan Kepulauan Widi Tidak Dijual, tapi...

Sandiaga Uno ke Halmahera Selatan, Pastikan Kepulauan Widi Tidak Dijual, tapi...

Regional
7 Kasus Lakalantas Terjadi Saat Pawai Piala Dunia di Maluku, Kapolda: Nyawa Lebih Berharga

7 Kasus Lakalantas Terjadi Saat Pawai Piala Dunia di Maluku, Kapolda: Nyawa Lebih Berharga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.