Kompas.com - 09/05/2022, 17:52 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah tidak masuk hari pertama pasca-libur cuti bersama Lebaran pada Senin (9/5/2022).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solo, Dwi Ariyatno mengatakan, 15 ASN yang tidak masuk kerja hari pertama itu ada yang melaksanakan ibadah umrah, melahirkan, sakit dan lainnya belum ada keterangan.

"15 ASN ini kami konfirmasi satu orang tadi cuti karena melahirkan, ada yang sakit, cuti karena ibadah umrah kemudian yang lain kami belum lihat," kata Dwi dihubungi wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Baca juga: ASN Jateng Tidak Perlu WFH Seminggu Usai Libur Lebaran, Ganjar: Kita Langsung Gaspol

Pihaknya masih melakukan konfirmasi untuk mengetahui alasan para ASN yang tidak masuk kerja hari pertama.

"Sedang kami konfirmasi kebetulan belum tercatat absen finger print out-nya," ungkap dia.

Dwi menambahkan sudah melaporkan hasil monitoring ASN hari pertama masuk kerja ke Sekretaris Daerah (Sekda) Solo.

Hasil monitoring itu, lanjutnya juga telah diteruskan kepada masing-masing atasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberitahukan tingkat kehadiran ASN.

Menurut Dwi ada beberapa ASN yang terlambat masuk kerja lebih dari 30 menit. Sehingga ASN tersebut harus didorong agar tidak lagi terlambat masuk kerja.

"Kami sampaikan ke Pak Sekda hasil monitoring pagi sesuai OPD memberikan instruksi ke OPD yang belum absen masuk. Kemungkinan yang menjadi masalah utama bukan kehadiran tapi keterlambatan," terang Dwi.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kepada BKPSDM tidak ada ASN yang menjalankan work from home (WFH) dan perpanjangan cuti.

Meski Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo membolehkan WFH, kata Gibran tidak berlaku di Solo.

"Kita di sini seperti biasa masuk hari Senin. Pokoknya hari ini pertama masuk tidak ada perpanjangan libur," kata Gibran.

Baca juga: Bupati Purworejo Tak Izinkan ASN WFH Usai Liburan, Pegawai Diminta Tancap Gas Layani Masyarakat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Vaksin Meningitis Langka, Ganjar Siap Carikan Stok Vaksin untuk Jemaah Umrah

Stok Vaksin Meningitis Langka, Ganjar Siap Carikan Stok Vaksin untuk Jemaah Umrah

Regional
Apa Itu Musik Tradisional? Ciri-ciri dan Contoh

Apa Itu Musik Tradisional? Ciri-ciri dan Contoh

Regional
Hujan Deras, Jalan Nasional di Temajuk Sambas Longsor 50 Meter

Hujan Deras, Jalan Nasional di Temajuk Sambas Longsor 50 Meter

Regional
OTT Marak Terjadi, Ganjar Tak Ragu Pecat Pelaku Korupsi

OTT Marak Terjadi, Ganjar Tak Ragu Pecat Pelaku Korupsi

Regional
Gubernur Ganjar Undang Mahasiswa Awasi Pembagian Bantuan Sosial

Gubernur Ganjar Undang Mahasiswa Awasi Pembagian Bantuan Sosial

Regional
Pemkab Nunukan Digugat Rp 50 Miliar, Dituding Belum Lunasi Pembayaran Proyek Pembangunan Jalan sejak 2006

Pemkab Nunukan Digugat Rp 50 Miliar, Dituding Belum Lunasi Pembayaran Proyek Pembangunan Jalan sejak 2006

Regional
Bungo Lado, Tradisi Pohon Uang di Pariaman untuk Menyambut Maulid Nabi

Bungo Lado, Tradisi Pohon Uang di Pariaman untuk Menyambut Maulid Nabi

Regional
Tradisi Petik Laut Sendang Biru, Ungkapan Syukur Nelayan di Malang

Tradisi Petik Laut Sendang Biru, Ungkapan Syukur Nelayan di Malang

Regional
Bangunan Ruko Tiga Lantai Ambruk saat Sedang Direnovasi, 4 Orang yang Terjebak Berhasil Selamat

Bangunan Ruko Tiga Lantai Ambruk saat Sedang Direnovasi, 4 Orang yang Terjebak Berhasil Selamat

Regional
Jalan-jalan Pakai Motor, 4 Anak di Lampung Tersambar Petir, 2 Luka Bakar

Jalan-jalan Pakai Motor, 4 Anak di Lampung Tersambar Petir, 2 Luka Bakar

Regional
KPK Segel Kantor Perusahaan di Ambon gara-gara Tak Bayar Pajak

KPK Segel Kantor Perusahaan di Ambon gara-gara Tak Bayar Pajak

Regional
Tersapu Ombak, 2 Pemancing di Lampung Selatan Tewas Tenggelam

Tersapu Ombak, 2 Pemancing di Lampung Selatan Tewas Tenggelam

Regional
Ini Pendapatan Pengelola Jembatan Bambu Penghubung Sukoharjo-Solo

Ini Pendapatan Pengelola Jembatan Bambu Penghubung Sukoharjo-Solo

Regional
Ayah di Mataram Perkosa Anak Kandung yang Masih Berusia 7 Tahun

Ayah di Mataram Perkosa Anak Kandung yang Masih Berusia 7 Tahun

Regional
Tiga Rekannya Jadi Pelaku Pengeroyokan di Semarang, Para Driver Ojol Akan Dampingi secara Hukum

Tiga Rekannya Jadi Pelaku Pengeroyokan di Semarang, Para Driver Ojol Akan Dampingi secara Hukum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.