Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Edarkan Sabu, Guru di Kampar Ditangkap Bersama 2 Rekannya

Kompas.com - 07/03/2022, 13:45 WIB
Idon Tanjung,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Oknum guru di salah satu Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Guru berinisial DD (38) mengedarkan narkoba jenis sabu bersama dua rekannya berinisial IR alias K (36) dan YI (29).

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatres Narkoba) Polres Kampar AKP Daren Maysar mengatakan, DD dan kedua rekannya ditangkap pada Jumat (4/3/2021).

"Pada Jumat (4/3/2022) malam, kita telah menangkap tiga orang pengedar narkoba jenis sabu. Benar, satu pelaku inisial DD seorang guru disalah satu sekolah di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar," ujar Daren dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran 46,6 Kg Sabu di Surabaya, Ternyata Dikendalikan dari Dalam Lapas

Dari tangan ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti satu paket sabu seberat 22,35 gram.

Barang bukti non narkotika, satu unit sepeda motor, dan tiga unit handphone.

Daren mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Penangkapan dilakukan atas informasi maraknya peredaran narkotika di Kecamatan Tambang.

"Pelaku yang pertama ditangkap adalah IR alias K di Desa Kualu Nenas. Setelah pengembangan, ditangkap lagi DD, oknum guru. Keduanya warga Kecamatan Tambang," sebut Daren.

Setelah itu, lanjut dia, dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap YI di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampa.

Dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku memesan sabu dari seseorang berinisial BN, yang masih diburu petugas.

"Mereka membeli sabu seharga Rp 14,5 juta kepada BN. BN ini masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Daren.

Baca juga: 5 Kurir Narkoba Ditangkap, Ada yang Diupah Rp 100 Juta Per Orang, Barang Bukti 46,6 Kg Sabu

Ketiga pelaku digelandang ke Polres Kampar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Daren mengatakan, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau minimal 5 tahun," pungkas Daren.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Regional
Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Regional
Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Regional
Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Regional
4 Selat Strategis Pelayaran Dunia yang Ada di Kawasan Indonesia

4 Selat Strategis Pelayaran Dunia yang Ada di Kawasan Indonesia

Regional
Bocah SD di Brebes Diduga Jadi Korban Pencabulan Tetangga, Modus Pelaku Pinjamkan Ponsel

Bocah SD di Brebes Diduga Jadi Korban Pencabulan Tetangga, Modus Pelaku Pinjamkan Ponsel

Regional
Pengangguran Terbanyak di Banten Lulusan SMK, BPS: Lulusan SD Paling Banyak Bekerja

Pengangguran Terbanyak di Banten Lulusan SMK, BPS: Lulusan SD Paling Banyak Bekerja

Regional
Kasus Ayah Perkosa Anak Terungkap saat Korban Ketakutan di Pojok Ruangan

Kasus Ayah Perkosa Anak Terungkap saat Korban Ketakutan di Pojok Ruangan

Regional
Ratusan Ribu Suara Pemilu di Babel Tidak Sah, KPU Siapkan Pengacara

Ratusan Ribu Suara Pemilu di Babel Tidak Sah, KPU Siapkan Pengacara

Regional
2.540 Ekor Burung Liar Diselundupkan ke Jawa, Diduga Hasil Perburuan Hutan Lampung

2.540 Ekor Burung Liar Diselundupkan ke Jawa, Diduga Hasil Perburuan Hutan Lampung

Regional
HUT Ke-477 Kota Semarang, Pemkot Semarang Beri Kemudahan Izin Nakes lewat Program L1ON

HUT Ke-477 Kota Semarang, Pemkot Semarang Beri Kemudahan Izin Nakes lewat Program L1ON

Kilas Daerah
Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Terbakar di Kota Kupang

Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Terbakar di Kota Kupang

Regional
Ketua Nasdem Sumbar Daftar Pilkada Padang 2024

Ketua Nasdem Sumbar Daftar Pilkada Padang 2024

Regional
Sopir Innova Tewas Diduga Serangan Jantung dan Tabrak 2 Mobil di Solo

Sopir Innova Tewas Diduga Serangan Jantung dan Tabrak 2 Mobil di Solo

Regional
Tujuan Pria di Semarang Curi dan Timbun Ratusan Celana Dalam Perempuan

Tujuan Pria di Semarang Curi dan Timbun Ratusan Celana Dalam Perempuan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com