Kompas.com - 24/02/2022, 20:31 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sekretaris Camat Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Adi Kustaman menyebutkan ada tanah milik masyarakat dalam kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota negara (IKN) di Sepaku, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dari 6.671 hektar yang jadi kawasan inti IKN, kurang lebih 1.000 hektar di antaranya merupakan kawasan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) yang sebagiannya dimiliki oleh masyarakat.

"Lahan yang (APL) itu kurang lebih 1.000 hektar, di situ ada milik masyarakat, ada juga aset Pemda PPU, ada juga tanah milik salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit," ungkap Adi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/2/2022).

Baca juga: Tokoh Adat Kaltim Ingin Bertemu Langsung Jokowi Saat Berkemah di IKN

Warga yang memiliki lahan dalam kawasan inti IKN itu tersebar di dua wilayah yakni Kelurahan Pemaluan dan Desa Bukit Harapan.

Kedua permukiman ini disebut Adi masuk dalam kawasan inti IKN.

"Hanya kami belum identifikasi dan inventarisasi menyeluruh, berapa banyak warga yang punya lahan di situ. Ada yang bersertifikat, ada juga yang belum punya surat tapi menguasai fisiknya ada tanam tumbuh di situ," terang Adi.

Nantinya, disampaikan Adi, pemerintah bakal membebaskan lahan itu melalui mekanisme ganti rugi sesuai PP 19/2021 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.

"Ini kami masih lakukan pendataan, bahkan sudah dipasang papan informasi bahwa ada beberapa tanah berstatus APL masuk KIPP," kata dia.

Baca juga: Pemuda Pancasila Siap Bangun Kantor Pusat di IKN, Punya Lahan 2 Hektar

Karena itu, dia berpesan agar patok batas wilayah KIPP IKN yang masuk dalam APL atau lahan masyarakat harus dijaga dengan baik.

"Masyarakat jangan khawatir, lahan yang masuk wilayah KIPP bakal dilakukan pengadaan sesuai mekanisme. Tidak mungkin negara merugikan masyarakat. Pasti ada mekanismenya. Jangan resah," tutur Adi.

"Saya titip bahwa patok itu batas wilayah KIPP. Mohon sama-sama dijaga," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Polres Wonogiri Siaga Satu Gelar Patroli di Obyek Vital

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Polres Wonogiri Siaga Satu Gelar Patroli di Obyek Vital

Regional
Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur

Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur

Regional
Kurang Diperhatikan Orangtua, Anak Jalanan di Kota Semarang Didampingi Relawan Anantaka Belajar

Kurang Diperhatikan Orangtua, Anak Jalanan di Kota Semarang Didampingi Relawan Anantaka Belajar

Regional
Diduga Kelalaian Anggota Polisi, Bahan Petasan Meledak di Asmara Polisi Sukoharjo

Diduga Kelalaian Anggota Polisi, Bahan Petasan Meledak di Asmara Polisi Sukoharjo

Regional
Muncul Semburan Air Campur Lumpur dari Sumur Bor di Ogan Ilir Sumsel, Tinggalkan Lubang Besar

Muncul Semburan Air Campur Lumpur dari Sumur Bor di Ogan Ilir Sumsel, Tinggalkan Lubang Besar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo | Respons Menpan-RB soal Honorer Ingin Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes

[POPULER NUSANTARA] Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo | Respons Menpan-RB soal Honorer Ingin Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes

Regional
Aniaya Seorang Perempuan di Pekanbaru, Oknum Polwan dan Ibunya Jadi Tersangka

Aniaya Seorang Perempuan di Pekanbaru, Oknum Polwan dan Ibunya Jadi Tersangka

Regional
Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Sangat Kuat, Warga: Saya Kira Ban Meletus

Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Sangat Kuat, Warga: Saya Kira Ban Meletus

Regional
Begini Kondisi Polisi yang Terluka Akibat Ledakan Paket di Asrama Polisi Sukoharjo

Begini Kondisi Polisi yang Terluka Akibat Ledakan Paket di Asrama Polisi Sukoharjo

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 26 September 2022: Siang hingga Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 26 September 2022: Siang hingga Sore Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 26 September 2022: Pagi Cerah Berawan Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 26 September 2022: Pagi Cerah Berawan Malam Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 September 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 September 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Regional
Mobil Kuno Bekas Jokowi Dilelang Mulai Rp 300 Juta, Baru Sekali Pindah Tangan hingga Pernah Antar Tamu Makan di Galabo

Mobil Kuno Bekas Jokowi Dilelang Mulai Rp 300 Juta, Baru Sekali Pindah Tangan hingga Pernah Antar Tamu Makan di Galabo

Regional
Kronologi dan Fakta Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Berasal dari Paket Bahan Petasan, Pengirim Ditangkap

Kronologi dan Fakta Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Berasal dari Paket Bahan Petasan, Pengirim Ditangkap

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 26 September 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 26 September 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.