Organisasi Pers Kawal Penyidikan Pomdam soal Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh

Kompas.com - 12/01/2022, 09:02 WIB
Organisasi pers kawal proses penyidikan Pomdam terhadap TNI yang diduga membakar rumah jurnalis. KOMPAS.com/TEUKU UMAROrganisasi pers kawal proses penyidikan Pomdam terhadap TNI yang diduga membakar rumah jurnalis.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Organisasi pers di Aceh mengawal penyidikan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda terhadap pembakaran rumah milik Asnawi Luwi, jurnalis Harian Serambi Indonesia di Kabupaten Aceh Tenggara yang terjadi pada 30 Juli 2019.

Kasus pembakaran rumah wartawan itu diduga dilakukan oleh anggota TNI.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh Juli Amin mengatakan, kasus pembakaran ini diduga kuat terkait pemberitaan yang dilakukan Asnawi sebagai jurnalis.

Baca juga: Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh Diduga Anggota TNI

Hal itu disampaikan Juli Amin dalam konferensi pers yang digelar bersama IJTI, PWI dan PFI di Kantor PWI Aceh di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (11/1/2022).

Menurut Juli Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Advokasi AJI, saat itu ia bersama beberapa rekan jurnalis dan aktivis turun langsung untuk melakukan investigasi ke lokasi rumah jurnalis yang dibakar.

"Berdasarkan hasil investigasi, kami sejak awal menduga rumah korban itu murni dibakar karena pemberitaan, dan pelakunya telah merencanakan kejahatan berat terhadap korban dan keluarganya," kata Juli.

Baca juga: AJI Banda Aceh Desak Pengusutan Kebakaran Rumah Jurnalis

Juli menyebutkan, beberapa data dan bukti yang diperoleh berdasarkan hasil investigasi AJI, hasilnya sama dengan keterangan dan bukti yang disampaikan oleh Polda Aceh beberapa waktu lalu, yang menjelaskan bahwa pelakunya diduga merupakan anggota TNI.

"Dugaan kami sejak awal pelakunya mengarah kepada anggota TNI, sehingga kami memberikan waktu selama dua tahun ini kepada polisi untuk mengungkap motif dan pelakunya," kata Juli.

Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Munir Noer, Nasir Nurdin Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nasir Nurdin, dan Eko Sekretaris Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengapresiasi kinerja Kapolda Aceh yang saat ini menjabat.

"Sudah dua Kapolda Aceh berganti, tapi kasus Asnawi belum terang dan terungkap. Tapi sekarang selama Irjen Ahmad Haidar, Kapolda Aceh yang baru beberapa bulan ini menjabat, sudah terungkap motif dan pelaku pembakar rumah jurnalis, kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolda," kata Nasir.

Organisasi pers di Aceh akan terus mengawal proses penyidikan yang diakukan Pomdam TNI.

"Kami akan terus mengawal proses penyidikan yang dilakukan Pomdam IM terhadap kasus itu, karena sekarang sudah dilimpahkan oleh Polda Aceh ke Pomdam. Semoga korban mendapat keadilan dan pelaku harus dihukum berat sesuai dengan perbuatannya," ujar Nasir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Regional
Tak Mampu Selesaikan Malioboro-nya Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Tak Mampu Selesaikan Malioboro-nya Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Regional
Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Regional
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Regional
Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Regional
Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Regional
UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.