Petugas Lapas Curiga Pengunjung Bawa Banyak Tulang Ayam, Ternyata Dalamnya Diisi Sabu

Kompas.com - 05/10/2021, 11:12 WIB
Petugas memeriksa makanan di Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (4/10/2021). ANTARA/HO-Lapas GarutPetugas memeriksa makanan di Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (4/10/2021).

KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengungkap penyelundupan sabu di dalam tulang ayam dari makanan yang dibawa pengunjung lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Garut RM Kristyo Nugroho mengatakan, kasus itu terungkap saat petugas memeriksa makanan yang dikirim pengunjung Lapas Garut, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Modus Mirip Film Luar Negeri, Warga Binaan Rutan Medaeng Selundupkan Ponsel dalam Buku

Petugas curiga pada makanan yang dibawa pengunjung banyak tulang ayam di dalam sayur tahu dan ayam.

Kemudian, petugas mengamati lebih teliti hingga membelah tulang ayam tersebut.

Baca juga: 22 Gajah Mati Diburu di Taman Nasional Way Kambas, Gading Hilang, Hutan Dibakar Pemburu

Saat diperiksa, ditemukan satu bungkus sabu di dalam tulang.

"Ditemukanlah satu bungkus paket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu di dalam salah satu tulang ayam tersebut," ujar Kristyo melalui siaran pers di Garut, Senin, dikutip dari Antara.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahlil Sebut Jateng Bakal Jadi Salah Satu Pusat Kawasan Industri Terbaik di Indonesia

Bahlil Sebut Jateng Bakal Jadi Salah Satu Pusat Kawasan Industri Terbaik di Indonesia

Regional
Cegah Wabah PMK Meluas, Pasar Hewan Terbesar di NTB Akan Ditutup

Cegah Wabah PMK Meluas, Pasar Hewan Terbesar di NTB Akan Ditutup

Regional
Tega Aniaya Orang Tuanya Saat Mabuk, Anak di Minahasa Dilaporkan Ayahnya ke Polisi

Tega Aniaya Orang Tuanya Saat Mabuk, Anak di Minahasa Dilaporkan Ayahnya ke Polisi

Regional
Asap Mengepul dari Kamar Mandi Kantor Wali Kota Ambon Saat Penggeledahan KPK, Ternyata Oknum Pejabat Diduga Bakar Dokumen

Asap Mengepul dari Kamar Mandi Kantor Wali Kota Ambon Saat Penggeledahan KPK, Ternyata Oknum Pejabat Diduga Bakar Dokumen

Regional
59 Ternak di Padang Pariaman Terjangkit PMK, Terbanyak di Sumbar

59 Ternak di Padang Pariaman Terjangkit PMK, Terbanyak di Sumbar

Regional
Dinas Pertanian Padang Sediakan 2.900 Vaksin Rabies Gratis, Begini Cara Mendapatkannya

Dinas Pertanian Padang Sediakan 2.900 Vaksin Rabies Gratis, Begini Cara Mendapatkannya

Regional
3 Hari Mengilang, Remaja Gangguan Mental di Bima Ditemukan Tewas

3 Hari Mengilang, Remaja Gangguan Mental di Bima Ditemukan Tewas

Regional
Saat Ridwan Kamil Bercerita tentang Tiga Hobinya...

Saat Ridwan Kamil Bercerita tentang Tiga Hobinya...

Regional
Cerita di Balik Ridwan Kamil Biarkan Anies Baswedan Buat Gol Saat Adu Penalti di JIS

Cerita di Balik Ridwan Kamil Biarkan Anies Baswedan Buat Gol Saat Adu Penalti di JIS

Regional
Gawe Rapah untuk Mempererat Kembali Kerukunan di Mareje

Gawe Rapah untuk Mempererat Kembali Kerukunan di Mareje

Regional
7 SMA Terbaik di Serang dan Cilegon Versi LTMPT, Referensi PPDB 2022

7 SMA Terbaik di Serang dan Cilegon Versi LTMPT, Referensi PPDB 2022

Regional
Jadi Bandar Sabu di Perdesaan, Pasutri Asal Riau Ditangkap Polisi

Jadi Bandar Sabu di Perdesaan, Pasutri Asal Riau Ditangkap Polisi

Regional
Pria yang Selundupkan Sabu ke Lapas di Banten Ternyata Pegawai Kejari Cilegon

Pria yang Selundupkan Sabu ke Lapas di Banten Ternyata Pegawai Kejari Cilegon

Regional
KPK Kembali Geledah Kantor Dinas PUPR Kota Ambon

KPK Kembali Geledah Kantor Dinas PUPR Kota Ambon

Regional
Harga Sawit di Kalbar Turun Jadi Rp 2.200 Per Kg, Anggota DPR RI Minta Pemerintah Cabut Larangan Ekspor Bahan Migor

Harga Sawit di Kalbar Turun Jadi Rp 2.200 Per Kg, Anggota DPR RI Minta Pemerintah Cabut Larangan Ekspor Bahan Migor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.