Kompas.com - 23/09/2021, 22:24 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHABupati Ciamis Herdiat Sunarya.

CIAMIS, KOMPAS.com - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyerahkan 1.000 sertifikat tanah gratis bagi 950 warganya.

Hal ini sebagai bentuk program reformasi agraria yang digagas Presiden Joko Widodo.

Herdiat meyakini, pembagian sertifikat di masa pandemi Covid-19 saat ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan di daerahnya.

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Polres Ciamis Berlakukan Ganjil Genap di Pantai Pangandaran

Menurut Herdiat, hal ini akan mengurangi pengangguran.

"Kemarin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Plt Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ciamis Pak Meijana menyerahkan 1.000 sertifikat tanah gratis. Saya yakin sertifikat bagi ratusan warga itu akan mengurangi kemiskinan dan pengangguran saat pandemi," ujar Herdiat kepada Kompas.com di kantornya, Kamis (23/9/2021).

Herdiat mengatakan, kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat melalui BPN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Atas nama pemerintah saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BPN yang setiap tahunnya menyelesaikan ribuan sertifikat tanah milik masyarakat," ujar Herdiat.

Baca juga: Ridwan Kamil: 70 Persen Warga Ciamis Harus Sudah Divaksin Akhir Desember

Herdiat menjelaskan, pelaksanaan sertifikasi tanah merupakan salah satu program pemerintah pusat untuk menjaga dan menstabilkan ketimpangan kepemilikan tanah.

Lahan yang telah terdistribusi di Kabupaten Ciamis, secara keseluruhan merupakan lahan pertanian.

Pada kesempatan tersebut, ia berpesan agar sertifikat bidang tanah yang diberikan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan.

"Semuanya lahan pertanian sertifikat yang dibagikan," kata dia.

Baca juga: Sekolah Masih Ditemukan Langgar Prokes, Bupati Ciamis: Izin PTM Terbatas Akan Dicabut

Menurut Herdiat, dengan sertifikat ini, warga akan menggarap tanahnya dengan lebih tenang dan bersemangat.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala BPN Kabupaten Ciamis Meijana Irawan Sukarja menyebutkan, pelaksanaan sertifikasi redistribusi tanah di kabupaten Ciamis dari 2015 sampai 2021 ada sebanyak 8.577 bidang, dengan luas lebih kurang 998 hektar.

Menurut Irawan, totalnya ada 7.438 kepala keluarga penerima sertifikat.

“Alhamdulillah kita telah mencapai target 100 persen dari target 1.000 bidang sertifikat untuk masyarakat Kabupaten CIamis,” ujar Irawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Regional
PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

Regional
Mensos Kunjungi Kakak Beradik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Mensos Kunjungi Kakak Beradik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Regional
Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Regional
Berenang di Bendungan, 3 Pemuda Terbawa Arus Sungai dan Tenggelam

Berenang di Bendungan, 3 Pemuda Terbawa Arus Sungai dan Tenggelam

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Pemimpin KKB Yahukimo Temianus Magayang Ditembak, Begini Kondisinya

Melawan Saat Ditangkap, Pemimpin KKB Yahukimo Temianus Magayang Ditembak, Begini Kondisinya

Regional
7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Banjir, Bupati Tetapkan Status Tanggap Darurat

7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Banjir, Bupati Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
Surabaya Gerakkan 32.600 Kader Kesehatan Hadapi Pancaroba, Antisipasi DBD di Permukiman

Surabaya Gerakkan 32.600 Kader Kesehatan Hadapi Pancaroba, Antisipasi DBD di Permukiman

Regional
Dua Mahasiswi IAIN Parepare Tewas Tenggelam Saat Diksar di Sungai, Sempat Terjebak karena Arus Deras

Dua Mahasiswi IAIN Parepare Tewas Tenggelam Saat Diksar di Sungai, Sempat Terjebak karena Arus Deras

Regional
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan dan Pembakaran Rumah di Buton

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan dan Pembakaran Rumah di Buton

Regional
Tercebur ke Sungai Saat Bersepeda, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Ponorogo

Tercebur ke Sungai Saat Bersepeda, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Ponorogo

Regional
Jelang Muktamar Ke-34 NU, Ketua PW GP Ansor Jatim Minta Jauhi Narasi Pertikaian di Ruang Publik

Jelang Muktamar Ke-34 NU, Ketua PW GP Ansor Jatim Minta Jauhi Narasi Pertikaian di Ruang Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.